AUD/USD Turun dari Tertinggi Bulanan di Bawah 0,7000 saat Pasar Tidak Pasti, Pantau Inflasi Australia, The Fed

  • AUD/USD turun dari puncak lima minggu, memangkas kenaikan baru-baru ini di tengah sesi yang lesu.
  • Kekhawatiran terhadap pertumbuhan, sejumlah pembicaraan pra The Fed bergabung dengan kecemasan menjelang IHK Kuartal 2 Australia akan menjinakkan bias bullish.
  • Kepercayaan Konsumen AS akan menghiasi kalender hari ini, para pembeli tetap memegang kendali.

AUD/USD mundur dari level tertinggi bulanan sementara mengambil penawaran jual untuk memangkas kenaikan dalam perdagangan harian di sekitar 0,6960 selama Selasa pagi di Eropa. Pullback terbaru pasangan AUD ini dapat dianggap sebagai persiapan pasar untuk sejumlah data/acara penting. Namun, dolar AS yang lebih lemah dan harapan data inflasi Australia yang lebih kuat tampaknya membuat para pembeli tetap optimis.

Meskipun demikian, Indeks Dolar AS (DXY) pulih dari level terendah dalam perdagangan harian ke 106,37, turun sebesar 0,10% dalam perdagangan harian pada saat berita ini ditulis. Dengan demikian, pengukur greenback ini turun untuk hari keempat berturut-turut meskipun ada lonjakan terbaru.

Pemulihan dolar AS baru-baru ini, serta pullback AUD/USD, dapat dikaitkan dengan pembicaraan seputar kelemahan ekonomi di AS, serta di luar negeri. Kekhawatiran terhadap resesi pada awalnya memperoleh petunjuk dari Indeks Aktivitas Nasional The Fed Chicago untuk bulan Juni dan Indeks Manufaktur The Fed Dallas untuk bulan Juli yang dirilis hari Senin, setelah oleh IMP Global S&P AS untuk bulan Juli yang dirilis hari Jumat. Pada baris yang sama adalah dipangkasnya prakiraan laba Walmart dan kekhawatiran akan berkurangnya belanja konsumen.

Perlu dicatat bahwa pemulihan dalam imbal hasil obligasi pemerintah AS dari level terendah harian, ke 2,79% baru-baru ini, juga mendukung pemulihan dolar AS dan membebani AUD/USD.

Selanjutnya, para pedagang AUD/USD harus memperhatikan Keyakinan Konsumen CB AS untuk bulan Juli, sebelumnya 98,7, serta sejumlah pembicaraan seputar resesi untuk dorongan baru. Namun, Indeks Harga Konsumen Australia hari Rabu untuk kuartal kedua (Q2), diperkirakan 6,2% YoY versus 5,1% sebelumnya, akan mendahului pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) untuk menandai hari yang penting bagi para pedagang pasangan AUD ini. Perlu dicatat bahwa desakan Australia kepada Tiongkok, untuk menghapus sanksi perdagangan, dapat bergabung dengan beberapa komentar beragam baru-baru ini dari Reserve Bank of Australia (RBA) akan membebani harga jika IHK Kuartal 2 tidak sesuai dengan prakiraan pasar.

Baca juga:  Pratinjau The Fed: Powell akan Hidupkan Kembali Rally Dolar dengan Janji Hancurkan Inflasi, Apa Pun Akibatnya

Analisis Teknis

Terlepas dari kenaikan terbaru, AUD/USD tetap berada di dalam area perdagangan jangka pendek antara level 0,6955 dan 0,6975 yang terdiri dari garis resistance yang melandai dari awal April dan 50-DMA sesuai urutan itu.

 

Orr dari RBNZ: Selain Tinjauan Remit, Kami juga Meninjau Kinerja Kami Baru-Baru Ini

Gubernur Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) Adrian Orr mengatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya sedang melakukan peninjauan terhadap kinerjanya baru
Baca lagi Previous

Analisis Harga USD/TRY: Wedge Naik, Divergensi RSI Menggoda Penjual di Bawah 18,00

USD/TRY pulih dari level terendah di perdagangan harian karena mengambil tawaran beli ke 17,83 selama Selasa pagi di Eropa. Dengan demikian, pasangan
Baca lagi Next