USD/JPY Perpanjang Rally yang Terinspirasi Sikap Dovish BoJ, ke Tertinggi Baru Dua Dekade di Sekitar 131,00

  • USD/JPY menangkap penawaran beli agresif pada hari Kamis setelah BoJ mempertahkan sikap ultra-dovish.
  • Prospek kenaikan suku bunga The Fed yang lebih cepat terus mendorong USD dan tetap mendukung.
  • Momentum kuat mendorong harga spot menembus penghalang psikologis utama 130,00.

Pasangan USD/JPY terus bergerak lebih tinggi sepanjang paruh pertama sesi Eropa dan rally ke lingkungan 131,00, atau tertinggi baru dua dekade dalam satu jam terakhir.

Pasangan mata uang ini membangun rebound bagus hari sebelumnya dari level-level di bawah 127,00 dan memperoleh tindak lanjut traksi yang kuat untuk hari kedua berturut-turut pada hari Kamis. Rally intraday yang tajam terjadi setelah Bank of Japan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya dan menegaskan kembali sikap dovish-nya.

Faktanya, bank sentral Jepang berjanji akan mempertahankan pengaturan kebijakan moneter ultra-longgar saat ini dan berjani melakukan operasi harian untuk mempertahankan target "mendekati nol" dalam imbal hasil obligasi 10-tahun. BoJ percaya bahwa ekonomi dasar Jepang terlalu rapuh untuk mengetatkan kebijakan moneter. Dalam konferensi pers pasca-pertemuan, Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda mengatakan bahwa risiko pada ekonomi condong ke sisi negatif untuk saat ini dan menunjukkan kesiapan untuk melonggarkan kebijakan lebih jauh jika diperlukan. Itu, bersama dengan dorongan risk-on, sangat membebani safe-haven yen Jepang.

Di sisi lain, dolar AS naik ke puncak lima tahun dan tetap didukung oleh prospek pengetatan kebijakan yang lebih cepat oleh The Fed. Ini mencerminkan pelebaran divergensi kebijakan BoJ-The Fed dan mendorong pasangan USD/JPY melewati penghalang psikologis utama di dekat angka bulat 130,00. Oleh karena itu, kenaikan kuat selanjutnya dapat dikaitkan dengan beberapa aksi beli teknis di atas level yang disebutkan di atas. Namun demikian, spekulasi bahwa terjun bebas JPY baru-baru ini dapat memicu intervensi verbal mungkin menahan pembeli dari menempatkan taruhan baru di tengah kondisi yang sangat overbought.

Pelaku pasar sekarang menantikan kalender ekonomi AS, menyoroti rilis laporan PDB kuartal pertama Pendahuluan dan Klaim Pengangguran Awal Mingguan yang seperti biasa. Data ini mungkin memengaruhi USD, yang, bersama dengan sentimen risiko yang lebih luas, akan memberikan dorongan untuk pasangan USD/JPY.

 

Penjualan Industri non musiman (Thn/Thn) Itali Februari Tumbuh Dari Sebelumnya 16.9% Ke 20.9%

Penjualan Industri non musiman (Thn/Thn) Itali Februari Tumbuh Dari Sebelumnya 16.9% Ke 20.9%
Devamını oku Previous

Indeks Dolar AS akan Uji 107 Jika Menembus 104 – Westpac

Indeks Dolar AS (DXY) akhirnya terus melaju dengan lebih signifikan. Ekonom di Westpac memperkirakan DXY akan tetap dalam penawaran beli selama bebera
Devamını oku Next