GBP/JPY Bisa Sentuh 153,00 karena Meredanya Ketegangan Perang Antara Rusia dan Ukraina

  • GBP/JPY telah rebound pada peningkatan selera risiko investor.
  • Inggris akan menghapus permintaan minyak Rusia pada akhir 2022.
  • Wilayah Inggris akan melaporkan data PDB, Produksi Industri, dan Produksi Manufaktur pada hari Jumat.

Pasangan GBP/JPY melanjutkan kenaikannya pada hari Rabu setelah diperdagangkan di dalam kisaran 151,00-152,24. Pada awal sesi Asia, pasangan mata uang silang ini diperdagangkan lesu tetapi kemungkinan akan melanjutkan reli lebih tinggi pada pembalikan sentimen pasar. Selera risiko investor meningkat secara signifikan setelah Presiden Volodymyr Zelenskyy menyetujui solusi diplomatik.

Sebelumnya, Rusia menuntut penarikan aplikasi keanggotaan oleh Ukraina dari NATO. Selain itu, dua wilayah pro-Rusia di Ukraina timur diakui sebagai 'independen' oleh pemimpin Rusia Vladimir Putin sebelum invasi ukraina. Dalam hal itu, Zelenskyy siap untuk berkompromi tetapi juga ingin bahwa Kremlin perlu membuat beberapa kompromi juga. Inisiatif gencatan senjata antara kedua negara telah mendukung aset yang sensitif terhadap risiko.

Pound berkinerja buruk pada larangan impor minyak Rusia. Ekonomi Inggris mengumumkan bahwa mereka akan menghapus persyaratan minyak Rusia pada akhir 2022. Ini telah menciptakan malapetaka bagi pembeli Pound karena Inggris mengimpor sejumlah besar minyak dan energi dari Rusia dan menyeret pemasok dalam satu hampir sembilan bulan bukanlah hal mudah.

Yen Jepang juga telah terpukul terhadap Pound pada angka Produk Domestik Bruto (PDB) yang buruk yang dirilis oleh Kantor Kabinet Jepang pada hari Rabu. PDB kuartalan Jepang mencapai 1,1%, jauh lebih rendah dari perkiraan pasar sebesar 1,4% dan angka sebelumnya 1,3%. Sementara data PDB tahunan turun tajam menjadi 4,6% dari konsensus pasar dan angka sebelumnya masing-masing 5,6% dan 5,4%.

Sekarang, investor akan fokus pada angka PDB, Produksi Industri, dan data Produksi Manufaktur dari Inggris, yang akan dirilis pada hari Jumat. Sementara Tokyo akan melaporkan data Pengeluaran Rumah Tangga Secara Keseluruhan pada hari Kamis.

USD/KRW Pulih dengan Tajam Menuju 1,230 karena Kekhawatiran Pertumbuhan Korea Selatan

Menteri Keuangan Korea Selatan Hong Nam-ki pada hari Kamis, ekonomi menghadapi risiko terbesar dari krisis Ukraina, inflasi yang tinggi dan volatilita
Đọc thêm Previous

Berita Harga USD/IDR: Rupiah Melemah Ke 14.400 meski Penjualan Eceran Indonesia Kuat

Penjualan Ritel Indonesia meningkat lebih lanjut menjadi 15,2% pada tahun di bulan Januari vs kenaikan 13,8% yang terlihat pada bulan Desember, survei
Đọc thêm Next