Ekspektasi Inflasi AS Pulih Jelang Data Ketenagakerjaan

Ekspektasi inflasi AS, yang diukur dengan tingkat inflasi impas 10 tahun sesuai data St. Louis Federal Reserve (FRED), menghentikan tren turun enam hari pada akhir sesi Amerika Utara hari Kamis, menurut sumber data Reuters.

Dengan demikian, pengukur inflasi memantul dari level terendah 10-minggu yang terjadi pada hari sebelumnya yang baru-baru ini mencetak 2,47%.

Kenaikan ekspektasi inflasi AS dapat dikaitkan dengan pidato The Fed yang hawkish dan optimisme atas kemampuan para pengambil kebijakan AS untuk menghindari penutupan pemerintah, yang memiliki batas waktu pada hari Sabtu.

Yang memperkuat momentum adalah data terkait lapangan pekerjaan AS yang lebih kuat dan optimisme baru-baru ini atas pengobatan Omicron setelah Inggris menyetujui uji klinis untuk obat yang merupakan solusi yang mungkin.

Namun, penyebaran kasus varian COVID Afrika Selatan di AS dan sentimen hati-hati menjelang Nonfarm Payrolls (NFP) AS, serta IMP Jasa ISM AS, menantang optimisme pasar.

Senat AS Memilih untuk Loloskan RUU Demi Mendanai Pemerintah Guna Cegah Penutupan

Reuters melaporkan bahwa Senat AS telah memilih untuk menyetujui RUU untuk mencegah penutupan pemerintah selama akhir pekan. RUU pendanaan pemerintah
مزید پڑھیں Previous

Jepang Berjanji untuk Mengerahkan Pengeluaran Fiskal yang Diperlukan Tanpa Ragu-ragu

Pemerintah Jepang berjanji untuk mengerahkan pengeluaran fiskal yang diperlukan tanpa ragu-ragu dalam menanggapi krisis, lapor Reuters, mengutip ranca
مزید پڑھیں Next