Imbal hasil Obligasi Pemerintah AS 10-Tahun Terus Pulih dari Terendah 12-hari di Tengah Virus Corona, Kekhawatiran atas Tapering

  • Imbal hasil obligasi pemerintah AS tetap menguat di tengah sesi Asia yang tenang.
  • Daly The Fed mendukung Wakil Ketua Clarida dan Menteri Keuangan Yellen untuk pengurangan serta kenaikan suku bunga.
  • Masalah Covid meningkat tetapi saham tetap dalam penawaran beli yang ringan di tengah harapan stimulus.
  • Data AS lapis kedua dan BOE akan menjadi fokus, katalis risiko adalah kuncinya.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun menambah satu basis poin (bp) ke 1,195% di tengah sesi Asia Kamis pagi. Dengan demikian, barometer risiko tersebut mempertahankan pemulihan hari sebelumnya dari 20 Juli di tengah meningkatnya kekhawatiran atas pengurangan oleh Federal Reserve (The Fed) AS serta wabah Covid varian Delta.

Imbal hasil obligasi pemerintah yang penting itu pulih pada hari Rabu setelah komentar dari para pembicara The Fed dan Menteri Keuangan AS Janet Yellen mendukung pengetatan kebijakan moneter. Wakil Ketua The Fed Clarida meningkatkan harapan penurunan pada tahun 2021 dan kenaikan suku bunga pada tahun 2023 jika inflasi inti mencapai 3% tahun ini, sementara Menteri Keuangan Yellen mengatakan, menurut Bloomberg, “Pada akhir tahun ini inflasi akan berjalan pada tingkat yang konsisten dengan target The Fed."

Saat meneruskan pembicaraan mengenai pengurangan (tapering), Daly memberikan komentarnya selama wawancara dengan PBS Newshour yang mengatakan, menurut Reuters, bahwa pandangan Modalnya adalah The Fed akan dapat melakukan pengurangan pada akhir tahun ini atau awal tahun depan.

Perlu dicatat bahwa masalah COVID-19 juga mendukung imbal hasil obligasi pemerintah (Treasury) AS. Texas mencatat peningkatan kasus Covid satu hari terbesar sejak awal Februari sedangkan Jepang melaporkan penularan harian tertinggi sepanjang masa pada hari Rabu. Selanjutnya, Australia memperbarui jumlah penularan harian tertinggi sejak Agustus 2020 sementara jumlah virus terbaru dari Tiongkok juga suram.

Meski begitu, Kontrak berjangka S&P 500 dan saham Asia-Pasifik mencetak kenaikan tipis karena pembuat kebijakan AS semakin mendekati stimulus lebih lanjut dan sejauh ini tidak ada tantangan besar yang terlihat pada pemulihan ekonomi global.

Berbicara mengenai data tersebut, Perubahan Ketenagakerjaan ADP AS untuk bulan Juli merosot ke 330 ribu versus 695 ribu yang diharapkan dan angka sebelumnya yang direvisi turun ke 680 ribu, sementara IMP Jasa ISM untuk bulan Juli melonjak ke 64,1 versus 60,4 sebelumnya dan menantang penjual pasar.

Ke depan, keputusan kebijakan moneter Bank of England (BOE) dan Klaim Pengangguran Mingguan AS, ditambah dengan para pembicara The Fed, akan penting untuk diperhatikan sebagai petunjuk langsung menjelang Nonfarm Payrolls (NFP) AS.

Neraca Perdagangan (Bln/Bln) Australia Juni Dicatat Di 10496M Mengungguli Harapan 10450M

Neraca Perdagangan (Bln/Bln) Australia Juni Dicatat Di 10496M Mengungguli Harapan 10450M
了解更多 Previous

Imbal hasil Obligasi Pemerintah AS 10-Tahun Terus Pemulihan dari Terendah 12-hari di Tengah Virus Corona, Kekhawatiran Atas Tapering

Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun menambah satu basis poin (bp) ke 1,195% di tengah sesi Asia Kamis pagi. Dengan demikian, barometer risiko
了解更多 Next