Kontrak Berjangka S&P 500 Naik Turun Di Sekitar 3.900 Karena Imbal Hasil Treasury AS Kembali Ke Terendah Satu Minggu

  • Kontrak berjangka S&P 500 kesulitan untuk menjinakkan penjual di tengah petunjuk beragam.
  • Negara bagian Australia dengan populasi terbesar melonggarkan pembatasan yang disebabkan virus.
  • Risiko geopolitik dan komentar beragam dari The Fed dan optimisme vaksin juga membingungkan para pedagang.

Kontrak berjangka S&P 500 Futures mempertahankan 3.900, saat ini naik 0,07% di sekitar 3.903, pada awal Rabu ini. Dengan demikian, barometer risiko tersebut saling adu dengan berita utama beragam yang gagal menahan penurunan obligasi AS.

Imbal hasil Treasury AS 10-tahun turun ke level terendah baru sejak 16 Maret sementara mencetak pelemahan intraday tiga basis poin (bps) menjadi 1,60% pada saat berita ini ditulis. Di sisi lain, saham di Asia Pasifik saat ini diperdagangkan beragam sementara Wall Street berwarna merah pada hari sebelumnya.

Sinyal beragam dari pembuat kebijakan Fed dan perpanjangan lockdown yang disebabkan virus di Eropa telah menjadi alasan utama untuk risk off. Hal yang sama mengabaikan pembaruan terbaru yang menunjukkan pelonggaran pembatasan aktivitas yang disebabkan oleh COVID-19 di Asia dan optimisme vaksin di AS dan Uni Eropa (UE).

Namun, tantangan geopolitik yang berasal dari Korea Utara dan Tiongkok telah menantang sentimen sementara optimisme hati-hati Menteri Keuangan AS Janet Yellen gagal menghibur para pelaku pasar di tengah kalender yang sepi.

Selanjutnya, Pesanan Barang Tahan Lama AS untuk Februari dan babak kedua Ketua Fed Jerome Powell di Kongres akan menjadi kuncinya. Namun, imbal hasil Treasury AS akan menjadi sorotan di tengah laporan stimulus fiskal lain dari pemerintahan Biden.

AUD/JPY: Memantul Dari Terendah Tiga Minggu Menuju 83,00 Karena NSW Australia Mencabut Batasan Covid

Penjual AUD/JPY berhenti sejenak di sekitar 82,62, turun 0,14% dalam intraday, di tengah awal Rabu ini. Dengan demikian, harga pasangan tersebut mena
Leer más Previous

Analisis Harga GBP/USD: Pembeli Targetkan Koreksi Signifikan Dari Impuls Harian Bearish

Cable telah berada dalam cengkeraman penjual pada pertengahan minggu karena dolar AS menguat dalam penawaran safe-haven. Berikut ini adalah analisis
Leer más Next