USD/IDR: Rupiah Berbalik Melemah ke 17.865 meski BI-Rate Naik ke 5,75%

  • Rupiah melemah 0,76% ke 17.864,9 per Dolar AS pada Kamis sore.
  • Pemulihan ke sekitar 17.730 setelah keputusan BI hanya berlangsung singkat.
  • DXY bertahan di sekitar 100,64, dekat level tertinggi dalam hampir tiga bulan.

Rupiah berbalik melemah tajam terhadap Dolar AS pada perdagangan Kamis sore, tak lama setelah Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuannya. Kuotasi internasional pasangan mata uang USD/IDR naik 134,9 poin atau 0,76% ke 17.864,9 pada pukul 17.25 WIB.

USD/IDR bergerak dalam rentang lebar 17.692,9-17.909. Rupiah sempat memangkas tekanan ke sekitar 17.730 setelah keputusan BI diumumkan, tetapi pemulihan itu cepat pudar dan pasangan mata uang tersebut kembali menembus 17.800.

Kenaikan BI-Rate Belum Mengangkat Rupiah

Bank Indonesia kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75%. Suku bunga Deposit Facility turut dinaikkan menjadi 4,75%, sedangkan Lending Facility menjadi 6,50%. Ini merupakan kenaikan ketiga sejak Mei, dengan total pengetatan mencapai 100 basis poin.

Bank sentral menyebut langkah tersebut diperlukan untuk memperkuat stabilisasi Rupiah di tengah ketidakpastian global sekaligus menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5%±1%.

BI juga memperketat transaksi valuta asing. Mulai 1 Juli, batas pembelian valas tunai terhadap Rupiah tanpa dokumen dasar diturunkan menjadi US$10.000 dari US$25.000 per pelaku per bulan. Untuk transfer valas ke luar negeri, dokumen pendukung akan diwajibkan pada transaksi di atas US$25.000, dibandingkan batas sebelumnya US$50.000.

DXY Bertahan Dekat Puncak Tiga Bulan

Tekanan terhadap Rupiah berlangsung ketika Indeks Dolar AS (DXY) bertahan di sekitar 100,64, setelah melampaui level tertinggi dalam hampir tiga bulan. Greenback masih ditopang sikap hawkish The Fed setelah bank sentral mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50%-3,75%. Dalam konferensi pers pertamanya, Ketua The Fed Kevin Warsh menempatkan inflasi sebagai perhatian utama dan menegaskan komitmen mengembalikannya ke target 2%, memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga masih dapat dinaikkan tahun ini.

Dengan USD/IDR kembali bergerak di atas 17.800, perhatian pasar beralih pada efektivitas intervensi BI dan kemampuan Rupiah menjauh dari level psikologis 18.000.

Batu Bara ICE Newcastle Dibuka Lebih Rendah di $133,00 di Tengah Penandatanganan MoU

Batu bara ICE Newcastle front month diperdagangkan di $133,00 yang lebih rendah 1,74% dibandingkan penutupan hari kemarin pada saat berita ini ditulis. Batu bara ini dibuka dengan gap bawah, semakin menjauh dari tertnggi 2026 di $151,75 di tengah perkembangan positif dari Timur Tengah.
আরও পড়ুন Previous

Dolar Amerika Serikat: Status tempat berlindung diuji oleh pergeseran The Fed – Rabobank

Tim Strategi Valas Rabobank mencatat bahwa Dolar baru-baru ini didukung oleh permintaan safe-haven dan perubahan ekspektasi terhadap kebijakan Federal Reserve
আরও পড়ুন Next