Pejabat The Fed, Williams menyatakan sikap dovish yang hati-hati selama inflasi tetap terkendali

Presiden Federal Reserve (Fed) Bank of New York, John C. Williams, menjadi sorotan media pada hari Senin, mengungkapkan kehati-hatiannya secara umum terhadap pemotongan suku bunga lebih lanjut tetapi mengakui bahwa kebijakan suku bunga Fed saat ini lebih condong ke arah restriktif pada saat risiko yang jelas terhadap data ekonomi yang mendasari tampak lebih berat menuju kelemahan pasar tenaga kerja.

Sorotan Kunci

Kebijakan moneter terus bersifat restriktif, kami masih dalam posisi untuk memberikan tekanan ke bawah pada inflasi.
Kami masih memiliki jalan yang panjang untuk mencapai target inflasi 2%.
The Fed memiliki tindakan penyeimbangan, inflasi yang mendasari mulai moderat.
The Fed telah melihat pasar tenaga kerja yang tangguh yang secara bertahap melunak.
Tarif telah memiliki dampak inflasi yang moderat atau sedang.
Kebijakan saat ini memiliki tindakan penyeimbangan.
Saya tidak ingin melihat pelunakan pasar tenaga kerja berjalan terlalu jauh.
Pasar tenaga kerja telah sangat tangguh.
Risiko terhadap tujuan ketenagakerjaan semakin tinggi sedikit.
Beberapa risiko inflasi ke sisi atas telah mereda. Memotong suku bunga adalah langkah yang masuk akal.
Kebijakan The Fed harus didorong oleh data.
Kebijakan moneter terus bersifat restriktif, masih dalam posisi untuk memberikan tekanan ke bawah pada inflasi.

GBP/USD Naik seiring Taruhan Penurunan Suku Bunga Fed Meningkat, Risiko Penutupan Pemerintah AS Menghantui

GBP/USD menguat pada hari Senin seiring Greenback memangkas beberapa kenaikan minggu lalu menjelang agenda ekonomi yang sibuk di AS. Pasangan mata uang ini diperdagangkan di 1,3430, naik 0,24%
Read more Previous

Pejabat The Fed, Musalem menegaskan bahwa sebagian besar inflasi tidak dipicu oleh tarif

Bank Federal Reserve (The Fed) St.
Read more Next