MAPI Lanjutkan Penurunan +5% ke 1.465 setelah Melaporkan Laba Rp1,61 Triliun, Turun dari Periode Sebelumnya

  • MAPI melanjutkan penurunan minggu ini.
  • Pendapatan PT Mitra Adiperkasa Tbk. meningkat, tetapi mencatatkan penurunan laba.
  • Saham ini menembus SMA 200-hari yang sebelumnya bertindak sebagai support yang kuat.

Saham PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) diperdagangkan di 1.475 turun 5,14% hari ini. MAPI dibuka di 1.555 dan sempat naik untuk mencatatkan tertinggi hari di 1.570 dalam satu jam pertama. Kenaikan tersebut kemudian dipangkas saat saham ini turun ke 1.465, level terendah sejak awal September 2024. MAPI melanjutkan penurunan Senin lalu, diperdagangkan merah dalam dua dari tiga hari terakhir. Kinerja ini terjadi di tengah penurunan laba yang dilaporkan oleh PT Mitra Adiperkasa Tbk. sebelumnya.

PT Mitra Adiperkasa Tbk. merilis laporan keuangan konsolidasian 30 September 2024 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2023 (diaudit) serta periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2024 dan 2023 (tidak diaudit). Dalam laporan ini, perusahaan mencatatkan pendapatan bersih Rp27,61 triliun, naik dari Rp23,79 triliun pada periode sebelumnya. Namun demikian, laba bersih periode berjalan perusahaan ini turun menjadi $1,61 triliun dari Rp1,75 triliun pada periode sebelumnya. Penurunan laba ini disebabkan oleh lebih tingginya beban pokok penjualan dan beban langsung dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Dalam laporan yang sama, PT Mitra Adiperkasa Tbk. menunjukkan penambahan jumlah aset menjadi Rp28,75 triliun, dari Rp27,51 triliun pada periode sebelumnya. Rinciannya adalah jumlah aset lancar Rp15,63 triliun dan jumlah aset tidak lancar Rp13,12 triliun.

 PT Mitra Adiperkasa Tbk. adalah peritel yang memiliki portofolio lebih dari 150 brand kelas dunia dan department stores, sports, fashion, kids, food & beverage, hingga lifestyle. Dikutip dari situs perusahaan, Ratih D. Gianda, VP Investor Relations, Corporate Communications, and Sustainability of MAP Group, menyatakan, "Kami meraih pertumbuhan penjualan dari hampir semua segmen bisnis Perusahaan di kuartal ini. Hal ini menunjukkan kemampuan MAP dalam menjawab preferensi pelanggan secara efektif. Pendapatan tambahan juga berasal dari penjualan selama periode 'Back to School', yang mendapatkan respon positif dari para pelanggan. Secara bertahap, kami akan terus meningkatkan efisiensi operasional di seluruh aspek bisnis, termasuk manajemen inventory dan back-end support yang lebih baik."

Dari sisi teknis MAPI berada di bawah Simple Moving Average (SMA) 200-hari yang mengindikasikan aset berada dalam tren bearish. Saham ini melanjutkan penurunan setelah menembus SMA tersebut pada akhir Oktober 2024. Sebelumnya, SMA 200-hari bertindak sebagai support yang telah diuji lima kali sebelum akhirnya menyerah.

Jika MAPI terus turun, saham ini bisa menemukan support di 1.400 (terendah 13 Agustus 2024), 1.310 (terendah 25 Juli 2024), dan 1.240 (terendah 2024 yang diraih pada 31 Mei). Dalam kasus MAPI berbalik arah, saham ini akan menghadapi resistance di 1.650 (SMA 200-hari), 1.890 (tertinggi 18 September 2024), dan 2.050 (tertinggi 2024 yang dicatat pada 15 Februari).

Grafik Harian MAPI

S&P Global Services PMI Rusia Oktober Tumbuh Dari Sebelumnya 50.5 Ke 51.6

S&P Global Services PMI Rusia Oktober Tumbuh Dari Sebelumnya 50.5 Ke 51.6
مزید پڑھیں Previous

Pesanan Pabrik musiman (Bln/Bln) Jerman September di atas harapan 1.5%: Aktual (4.2%)

Pesanan Pabrik musiman (Bln/Bln) Jerman September di atas harapan 1.5%: Aktual (4.2%)
مزید پڑھیں Next