AUD/JPY Terus Turun Mendekati 97,50 karena BoJ yang Hawkish dan Meningkatnya Ketegangan Geopolitik

  • AUD/JPY melemah karena sentimen hawkish seputar BoJ.
  • Arus safe-haven di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik mendukung Yen Jepang.
  • Penurunan pasangan mata uang ini mungkin terbatas karena sentimen risk-on, bersama dengan RBA yang hawkish.

AUD/JPY melemah mendekati 97,50 selama awal jam perdagangan Eropa hari Senin. Penurunan pasangan mata uang AUD/JPY disebabkan oleh membaiknya Yen Jepang (JPY), didorong oleh sentimen hawkish Bank of Japan (BoJ) terkait prospek kebijakannya.

Data pekan lalu yang menunjukkan pertumbuhan PDB kuartal kedua Jepang mendukung potensi kenaikan suku bunga BoJ dalam waktu dekat. Pada hari Senin, Pesanan Mesin Jepang, indikator utama belanja modal, meningkat 2,1% bulan ke bulan di bulan Juni, melampaui prakiraan kenaikan 1,1%. Pasar saat ini mengantisipasi angka inflasi Jepang di akhir pekan ini untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter Bank of Japan.

Selain itu, arus safe-haven di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik mungkin telah mendukung Yen Jepang. Hamas telah menolak syarat-syarat untuk kesepakatan gencatan senjata pembebasan sandera yang dibahas di Doha pada hari Kamis dan Jumat, menurut Reuters yang mengutip kantor berita lokal Times of Israel. Selain itu, kekhawatiran akan meningkatnya ketegangan antara Ukraina dan Rusia meningkat karena Ukraina memulai invasi terbesar ke Rusia sejak Perang Dunia II.

Namun, penurunan pasangan AUD/JPY dapat tertahan karena membaiknya sentimen risiko, bersamaan dengan sentimen hawkish yang menyelimuti Reserve Bank of Australia (RBA) terkait prospek kebijakannya. Para investor akan mengamati dengan seksama Notulen Rapat RBA dan Keputusan Suku Bunga People's Bank of China (PBoC) pada hari Selasa.

Gubernur RBA Michele Bullock menyatakan pada hari Jumat bahwa bank sentral Australia berfokus pada potensi risiko kenaikan inflasi dan mengantisipasi tidak adanya penurunan suku bunga dalam waktu dekat. Bullock menekankan bahwa dewan RBA percaya bahwa mereka telah mencapai keseimbangan yang tepat antara mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas dalam iklim ekonomi saat ini, demikian menurut ABC News.

GBP/JPY Menghadapi Beberapa Tekanan Jual di Bawah 189,00 di Tengah Sentimen Hawkish Seputar BoJ

Pasangan GBP/JPY melemah di sekitar 188,70 pada hari Senin selama awal jam perdagangan Eropa. Sentimen hawkish seputar Bank of Japan (BoJ) dan data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal kedua Jepang yang lebih kuat mendukung rally Yen Jepang (JPY) dan menyeret pasangan mata uang ini lebih rendah.
Đọc thêm Previous

Prediksi Harga AUD/USD: Pembeli Pertahankan Kendali Dekat Tertinggi Empat Minggu, Menunggu Pergerakan di Atas 0,6700

Pasangan AUD/USD mempertahankan kenaikan intraday-nya sepanjang awal sesi Eropa dan saat ini diperdagangkan di sekitar wilayah 0,6685, naik lebih dari 0,25% untuk hari ini.
Đọc thêm Next