Analisis Harga GBP/USD: Naik di Atas 1,2800 di Tengah Data AS yang Lemah Picu Harapan Penurunan Suku Bunga

  • GBP/USD menguat dari terendah harian 1,2707 hingga diperdagangkan di atas level 1,2800.
  • Level-level resistance utama yang direbut kembali: MA 50-hari di level 1,2787 dan 1,2800; target berikutnya adalah 1,2860, 1,2900, dan 1,2950.
  • Jika GBP/USD turun di bawah 1,2800, mungkin berkisar antara 1,2800 dan 1,2700, dengan support lebih lanjut di MA 100-hari (1,2683).

Pound Sterling menguat tajam terhadap Dolar AS setelah data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat (AS) memicu spekulasi bahwa Federal Reserve AS mungkin menurunkan suku bunga lebih cepat dari yang diprakirakan. GBP/USD diperdagangkan di 1,2833 setelah mencapai terendah harian 1,2707.

Greenback sedang terpukul, mengingat latar belakang IMP Manufaktur ISM bulan Juli yang anjlok ke level terendah sejak Desember 2023 dan Nonfarm Payrolls yang meleset dari prakiraan. Para pelaku pasar telah mulai memprakirakan penurunan suku bunga yang lebih besar pada pertemuan September mendatang.

Analisis Harga GBP/USD: Prospek Teknis

Setelah terjun bebas sepanjang minggu, GBP/USD merebut kembali level-level resistance utama seperti moving average (MA) 50-hari di 1,2787 dan level 1,2800. Momentum bergeser ke arah pembeli karena Relative Strength Index (RSI) berubah menjadi bullish.

Jika GBP/USD ditutup di atas 1,2800, itu dapat membuka jalan untuk menguji tertinggi 12 Juni di 1,2860 dan mengekspos level psikologis 1,2900. Setelah terlampaui, kenaikan lebih lanjut terlihat, dengan pemberhentian berikutnya adalah 1,2950, ​​yang membatasi aksi harga selama empat hari berturut-turut sebelum pembeli dapat menantang 1,3000.

Sebaliknya, jika penjual menyeret pasangan GBP/USD di bawah 1,2800, maka pasangan mata uang ini dapat tetap berada dalam kisaran 1,2800-1,2700, yang jika ditembus, akan mengekspos MA 100-hari di 1,2683.

Pergerakan Harga GBP/USD – Grafik Harian

GBPUSD

OPEC+ Tetap Berpegang pada Rencana Ekspansi Pasokan pada Kuartal Keempat untuk saat ini – Commerzbank

Komite Pemantauan Bersama Menteri/Joint Ministerial Monitoring Committee (JMMC) OPEC+ tidak memutuskan untuk mengubah kebijakan produksi pada pertemuan virtualnya kemarin, catat Carsten Fritsch, analis komoditas di Commerzbank.
আরও পড়ুন Previous

Prakiraan Harga Perak: XAG/USD Meraih Tertinggi Baru Mingguan di $29,20 saat Pasar Tenaga Kerja AS Mulai Mendingin

Harga Perak (XAG/USD) membukukan titik tertinggi baru mingguan di $29,20 pada jam-jam perdagangan Amerika Utara hari Jumat. Logam putih menguat karena imbal hasil AS turun setelah laporan Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat (AS) untuk bulan Juli menunjukkan tanda-tanda mendinginnya kondisi pasar tenaga kerja.
আরও পড়ুন Next