Indeks Dolar AS Konsolidasi Dekat 104,30 dengan Fokusnya pada PDB Kuartal Kedua AS, Inflasi PCE Inti
- Indeks Dolar AS diperdagangkan bolak-balik di sekitar 104,30 dengan fokus pada PDB AS kuartal kedua.
- Sentimen pasar masih dalam mode penghindaran risiko di tengah ketidakpastian pemilu presiden AS.
- PCE inti AS akan mengindikasikan apakah spekulasi pasar terhadap penurunan suku bunga The Fed pada bulan September adalah tepat.
Indeks Dolar AS (DXY) diperdagangkan dalam kisaran ketat di dekat 104,30 di sesi Eropa hari ini. Dolar AS (USD) tetap tenang karena para investor menunggu data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal kedua Amerika Serikat (AS), yang akan dipublikasikan pada pukul 12:30 GMT (19:30 WIB). Data PDB akan mengindikasikan status kesehatan perekonomian saat ini.
Menurut estimasi, perekonomian AS tumbuh pada laju yang lebih cepat di 2% dari sebelumnya 1,4%, pada basis tahunan, yang di atas prakiraan The Fed yaitu pertumbuhan non-inflasi 1,8%. Para investor juga akan fokus pada Indeks Harga PDB yang akan mengindikasikan perubahan harga barang dan jasa yang diproduksi. Indeks Harga PDB diestimasi melambat ke 2,6% dari rilis sebelumnya 3,1%. Hasil seperti ini akan mengurangi kekhawatiran terhadap persistensi inflasi.
Selain data PDB, para investor juga akan fokus pada Pesanan Barang Tahan Lama AS untuk bulan Juni. Pesanan Baru untuk Barang Tahan Lama diprakirakan naik 0,3% dari 0,1% di bulan Mei.
Sementara itu, pemicu utama Dolar AS adalah data Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi/Personal Consumption Expenditure (PCE) AS untuk bulan Juni, yang akan dipublikasikan pada hari Jumat. Inflasi PCE inti, pengukur inflasi yang disukai Federal Reserve (The Fed), diestimasi telah melambat ke 2,5% dari 2,6% di bulan Mei, dengan angka bulanan terus tumbuh 0,1%. Skenario hasil seperti prakiraan atau penurunan yang lebih besar dalam tekanan inflasi akan memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga The Fed pada bulan September. Sebaliknya, angka-angka yang lemah akan melemahkan ekspektasi.
Sentimen pasar masih dalam mode penghindaran risiko di tengah semakin mendalamnya ketidakpastian pemilu presiden AS. S&P 500 futures telah memangkas kenaikan yang tercatat pada jam-jam perdagangan Asia. Imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertenor 10-tahun turun ke 4,24%.