USD/IDR Berbalik ke Sisi Bawah, Rupiah Menguat ke 16.141, Pantau Suku Bunga BI dan Data AS

  • USD/IDR tidak mampu mempertahankan pemulihannya, berbalik turun ke 16.141.
  • Indeks Dolar AS tertekan karena spekulasi penurunan suku bunga The Fed di bulan September meningkat.
  • Keputusan suku bunga BI dan sejumlah data AS akan dicermati.

Di sesi Asia, pasangan mata uang USD/IDR berbalik ke sisi bawah, yang saat ini diperdagangkan di level 16.141 setelah ditutup melemah pada perdagangan kemarin di 16.175.

Indeks Dolar AS (DXY) pagi ini merosot ke 104,19 karena meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga The Fed di bulan September. Data Penjualan Ritel AS yang lebih baik tidak mampu mempertahankan pemulihan DXY pada hari Senin.

Penjualan Ritel (Bln/Bln) AS bulan Juni yang dirilis oleh Biro Sensus Amerika Serikat menunjukkan angka yang datar di 0% dibandingkan 0,3% (direvisi dari 0,1%) pada bulan sebelumnya dan sesuai dengan prakiraan pasar. Selain itu, data Penjualan Ritel non Otomotif tercatat naik ke 0,4%, lebih tinggi dari prakiraan dan sebelumnya di 0,1% (direvisi dari -0,1%).

Pergerakan Rupiah (IDR) masih akan dipengaruhi oleh kebijakan moneter The Fed. Ketua The Fed Powell menyatakan bahwa data inflasi lebih baik, hal ini dapat memperkuat keyakinan untuk melakukan pemangkasan tahun ini. Sementara itu, Anggota Dewan Gubernur Federal Reserve (The Fed) Dr. Adriana Kugler menyampaikan komentar yang lebih hawkish, dengan menyebutkan bahwa meskipun tekanan inflasi sudah pasti mereda, The Fed masih membutuhkan sejumlah data untuk melakukan pemangkasan. Perangkat CME FedWatch menunjukkan peluang penurunan suku bunga The Fed di bulan September sebesar 25 basis poin meningkat ke 93,3% dari 70,2% dari pekan sebelumnya (9 Juli).

Hari ini, para pedagang akan mencermati laporan Keputusan Suku Bunga Bank Indonesia (BI), yang diprakirakan akan tetap menahan tingkat suku bunga di 6,25%.

Sementara malam ini, data-data AS akan dipantau – Izin Mendirikan Bangunan, Pembangunan Rumah Baru (Housing Starts) , Produksi Industri, dan Beige Book The Fed pada hari Rabu, serta pidato dari The Fed Barkin dan Waller.

Indikator Ekonomi

Tingkat Suku Bunga Bank Indonesia

Keputusan Tingkat Suku Bunga diumumkan oleh Bank Indonesia. Kebijakan Moneter mengacu pada tindakan yang dilakukan oleh otoritas moneter suatu negara, bank sentral atau pemerintah untuk mencapai tujuan tertentu dalam ekonomi nasional. Hal ini didasarkan pada hubungan antara suku bunga di mana uang dapat dipinjam dan pasokan total uang.

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Rab Jul 17, 2024 07:30 GMT (14:30 WIB)

Frekuensi: Tidak teratur

Konsensus: -

Sebelumnya: 6.25%

Sumber: Bank Indonesia


 

AUD/NZD Lanjutkan Penurunan Pasca IHK Selandia Baru di Dekat Level Terendah Mingguan, Tidak Ada Tindak Lanjut

Pasangan AUD/NZD menyaksikan perubahan dalam perdagangan harian dari area 1,1150, atau level tertinggi sejak Oktober 2022 yang disentuh selama sesi Asia pada hari Rabu dan turun ke ujung bawah kisaran mingguan dalam satu jam terakhir. Harga spot saat ini diperdagangkan di sekitar area 1,1085-1,1080, turun hampir 0,40% untuk hari ini.
อ่านเพิ่มเติม Previous

Analisis Harga Perak: Pembeli XAG/USD Berada di Atas Angin Saat Berada di Atas SMA 100 jam/$31,00

Perak (XAG/USD) berjuang untuk memanfaatkan pergerakan positif hari sebelumnya dan terombang-ambing antara kenaikan tipis/penurunan kecil selama sesi Asia hari Rabu. Logam putih saat ini diperdagangkan di sekitar area $31,25, hampir tidak berubah untuk hari ini dan sedikit di bawah puncak mingguan baru yang disentuh hari ini.
อ่านเพิ่มเติม Next