Ringkasan Opini BoJ: BoJ Prakirakan akan Menaikkan Suku Bunga jika Inflasi yang Mendasari Naik Sesuai Proyeksi

Bank of Japan (BoJ) menerbitkan Ringkasan Opini dari pertemuan kebijakan moneter bulan Juni pada tanggal 13 dan 14 Juni, dengan temuan-temuan utama yang disebutkan di bawah ini.

Kutipan-Kutipan Utama

Salah satu anggota mengatakan bahwa BoJ diprakirakan akan menaikkan suku bunga jika inflasi yang mendasari naik sesuai proyeksi.

Satu anggota mengatakan bahwa mengingat adanya peluang risiko kenaikan inflasi, perlu mempertimbangkan penyesuaian lebih lanjut terhadap tingkat pelonggaran moneter

Satu anggota mengatakan harus menaikkan suku bunga secara tepat waktu tanpa penundaan untuk meningkatkan peluang pencapaian target harga.

Satu anggota mengatakan bahwa BOJ dapat menunggu perubahan tingkat suku bunga hingga dapat mengkonfirmasi melalui data yang jelas mengenai tren kenaikan inflasi dan ekspektasi inflasi.

Satu anggota mengatakan bahwa adalah tepat untuk mempertahankan kebijakan yang mudah untuk saat ini karena kurangnya kekuatan dalam konsumsi, beberapa gangguan pada pengiriman mobil.

Satu anggota mengatakan bahwa lemahnya yen dapat menyebabkan overshoot pada inflasi, yang berarti tingkat suku bunga kebijakan yang tepat akan didorong naik.

Salah satu anggota mengatakan bahwa volatilitas Valas mempengaruhi berbagai aktivitas ekonomi, dan level yang menyimpang dari fundamental akan merugikan perekonomian.

Satu anggota mengatakan kebijakan moneter tidak terpengaruh oleh volatilitas Valas jangka pendek.

Seorang anggota mengatakan BOJ harus memangkas pembelian obligasi dengan jumlah yang cukup besar dengan cara yang dapat diprediksi.

Satu anggota mengatakan harus mengurangi kehadiran BOJ di pasar obligasi dengan memangkas pembelian obligasi.

Satu anggota mengatakan harus menormalkan neraca BOJ pada waktu yang tepat dan tepat waktu sambil tetap berdialog dengan para pelaku pasar.

Satu anggota mengatakan BOJ harus meluangkan waktu dan dengan hati-hati melanjutkan tapering obligasi.

Satu anggota mengatakan tidak ada perubahan pada skenario dasar BOJ mengenai ekonomi, data harga juga berada di jalurnya.

Satu anggota mengatakan konsumsi tidak memiliki momentum, melihat sejauh mana kenaikan upah, langkah-langkah pemerintah akan mendorong konsumsi.

Satu anggota mengatakan risiko inflasi yang melampaui batas di balik memburuknya sentimen konsumen.

Satu anggota mengatakan inflasi yang mendasari belum mencapai 2%.

Satu anggota mengatakan Jepang membuat kemajuan yang stabil untuk mencapai target harga, ketika melihat data harga grosir dan jasa perusahaan.

Reaksi Pasar

Menyusul Ringkasan Opini BoJ, pasangan mata uang USD/JPY naik 0,03% pada hari ini dan diperdagangkan pada 159,86, saat berita ini ditulis.

 

 

Neraca Perdagangan (Thn/Thn) Selandia Baru Mei Tumbuh Dari Sebelumnya $-10.11B Ke $-10.05B

Neraca Perdagangan (Thn/Thn) Selandia Baru Mei Tumbuh Dari Sebelumnya $-10.11B Ke $-10.05B
Đọc thêm Previous

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Bertahan di Bawah $2.350 karena Data IMP AS yang Lebih Kuat

Harga emas (XAU/USD) turun tipis ke $2.320 setelah mundur dari level tertinggi dua minggu di sekitar $2.368 selama awal sesi Asia pada hari Senin. Indeks Manajer Pembelian (IMP) AS yang lebih kuat dari prakiraan yang dirilis pada hari Jumat membebani logam mulia ini. Pembacaan akhir Produk Domestik Bruto (PDB) AS dan Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditure/PCE) akan menjadi sorotan minggu ini. Data ekonomi AS terus menunjukkan sinyal yang beragam di bulan Juni. S&P Global ba
Đọc thêm Next