Conway, RBNZ: Pemangkasan Suku Bunga The Fed dapat Mengangkat Dolar Selandia Baru dan Mengurangi Inflasi

Kepala Ekonom Reserve Bank of New Zealand (RBNZ), Conway, menyampaikan pendapatnya mengenai dampak penurunan suku bunga Federal Reserve AS (The Fed) terhadap inflasi dan Dolar Selandia Baru.

Kutipan-Kutipan Penting (via Bloomberg)

"Jika The Fed, misalnya, mulai memangkas suku bunga menjelang akhir tahun ini dan kami tidak melakukannya," maka "hal ini akan muncul pertama kali dalam nilai tukar."

"Nilai tukar akan mulai terapresiasi, yang akan menurunkan tekanan inflasi. Jadi, Anda harus memikirkan apa saja dampak lanjutan dari inflasi tersebut, dan apakah itu berarti kita akan memotong suku bunga lebih cepat daripada yang sedang kita pertimbangkan saat ini?"

Mengenai penurunan suku bunga, "ada sedikit ruang gerak di sana untuk kita, saya pikir dalam hal memetakan arah kita sendiri. Namun saya pikir hal itu terbatas."

Sensex Incar Pembukaan Negatif, Melacak Isyarat Global, Indeks Berjangka Gift Nifty

Sensex 30, salah satu indeks acuan utama India, kemungkinan akan dibuka di zona merah pada hari Rabu, setelah menyaksikan penurunan korektif dari rekor tertinggi pada hari Selasa.
Leer más Previous

WTI Terus Menurun Mendekati $77,70 karena Kekhawatiran Permintaan Meningkat setelah Data Pabrik AS

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) melanjutkan penurunan untuk 3 sesi berturut-turut, diperdagangkan lebih rendah di dekat $77,70 per barel pada hari Rabu. Kekhawatiran mengenai permintaan membebani harga minyak mentah menyusul data terbaru yang mengindikasikan perlambatan aktivitas ekonomi di Amerika Serikat, konsumen minyak terbesar di dunia. Namun, melemahnya Dolar AS (USD) dapat mendukung harga minyak dengan meningkatkan permintaan dari pembeli yang menggunakan mata uang lain.
Leer más Next