USD/INR: Latar Belakang Pertumbuhan yang Kuat dan Suku Bunga Stabil Bantu Stabilkan Rupee – Commerzbank

USD/INR kembali ke ujung bawah kisaran 82,70-83,50 sejak awal tahun. Para ekonom di Commerzbank menganalisis prospek pasangan mata uang ini.

Melanjutkan Momentum Pertumbuhan yang Kuat

Laporan IMP pendahuluan S&P Global terbaru untuk manufaktur dan jasa terus mengarah ke momentum ekonomi kuat. IMP manufaktur untuk bulan Februari naik tipis ke 56,7 dari 56,5 di Januari. IMP jasa juga sedikit lebih tinggi di 62 dari sebelumnya 61,8. Keduanya jauh di atas ambang batas 50, khususnya jasa.

Melihat indikator-indikator berwawasan ke depan seperti pesanan baru, terdapat sedikit tanda-tanda perlambatan dalam waktu dekat.

Bagi Reserve Bank of India (RBI), semua ini merupakan kabar baik. Perekonomian tetap berada pada pijakan yang kuat dan inflasi diprakirakan akan tetap berada di bawah batas atas kisaran target 2-6%. Latar belakang pertumbuhan yang kuat dan suku bunga stabil juga membantu menstabilkan INR.

Pound Sterling Tidak Kemana-mana saat Investor Mencari Wawasan Baru Seputar Suku Bunga BoE

Pound Sterling (GBP) kesulitan menentukan arah pada hari Jumat karena para investor menunggu panduan baru seputar suku bunga Bank of England (BoE). Pasangan GBP/USD diperdagangkan sideways saat pasar tenang karena sentimen lemah. Ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga BoE akan memandu aksi lebih lanjut pada Pound Sterling.
Baca lagi Previous

USD/MXN Naik Tipis ke Dekat 17,10 saat Inflasi Meksiko Melambat

USD/MXN melanjutkan lintasan kenaikannya untuk hari kedua berturut-turut, naik tipis ke dekat 17,10 pada jam-jam awal sesi Eropa pada hari Jumat. Pasangan mata uang ini menerima dukungan ke atas menyusul data yang lebih lemah dari Meksiko dan data beragam dari Amerika Serikat (AS) yang dirilis pada hari Kamis.
Baca lagi Next