Dolar AS Melampaui Batas Penting, PCE di Depan Mata

  • Dolar AS mendapat pukulan ganda dari data AS yang positif dan ECB yang mengecewakan pada hari Kamis.
  • Para pedagang bersiap menghadapi pengukur inflasi yang disukai The Fed – Belanja Konsumsi Pribadi.
  • Indeks Dolar AS menembus kisaran dan akhirnya dapat diperdagangkan menjauh dari kisaran.

Dolar AS (USD) menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya dengan grafik menghijau pada Jumat ini setelah laporan Produk Domestik Bruto – Barang Tahan Lama – Klaim Pengangguran AS pada hari Kamis. Pada saat yang sama European Central Bank (ECB) mengecewakan pasar karena tidak mengambil tindakan tegas dan memberikan panduan ke depan kepada pasar terkait penurunan suku bunga. Para pedagang dengan cepat menghukum Euro dan mendukung Greenback di balik kejadian ini.

Di sisi ekonomi, para pedagang bersiap menyambut rilis data Belanja Konsumsi Pribadi/Personal Consumption Expenditures (PCE), pengukur inflasi yang disukai Federal Reserve AS (The Fed). Ekspektasinya adalah kenaikan kecil di seluruh elemen pada basis bulanan, sedangkan basis tahunan diprakirakan turun. Penurunan apa pun dalam angka-angka ini akan menjadi penyebab melemahnya Dolar AS.

Intisari Penggerak Pasar Harian: Barometer The Fed akan Mempengaruhi Pasar

  • Swedia akan bergabung dengan NATO setelah Hongaria meratifikasi perjanjian di parlemen setelah Turki melakukannya sebelumnya pekan ini.
  • Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan dalam sebuah wawancara dengan ABC bahwa dia melihat “tidak ada alasan” untuk terjadinya resesi tahun ini.
  • Data Belanja Konsumsi Pribadi/Personal Consumption Expenditures (PCE) untuk bulan Desember akan dirilis pada pukul 13:30 GMT (20:30 WIB):
    • PCE Utama bulanan diprakirakan melonjak dari -0,1% menjadi 0,2%.
    • PCE Utama tahunan diprakirakan tidak berubah di 2,6%.
    • PCE Inti bulanan diprakirakan dari 0,1% menjadi 0,2%.
    • PCE Inti tahunan diprakirakan menyusut dari 3,2% menjadi 3,0%.
    • Pendapatan Pribadi diprakirakan dari 0,4% menjadi 0,3%.
    • Belanja Pribadi diprakirakan naik dari 0,2% menjadi 0,4%.
  • Data terakhir untuk Jumat ini pukul 15:00 GMT (22:00 WIB) yaitu Penjualan Rumah Tertunda, diprakirakan naik dari 0% menjadi 1,5% untuk bulan Desember dibandingkan November.
  • Pasar ekuitas berada di zona merah pada hari perdagangan terakhir minggu ini dengan semua indeks di Asia turun lebih dari 1%, seperti Jepang dan Tiongkok. Eropa Daratan mengambil alih sentimen suram dan diperdagangkan turun hampir 0,50% di pertengahan sesi Eropa. Futures AS mengalami penurunan serupa dengan Nasdaq memimpin penurunan, sementara Tesla dan Intel menyeret turun indeks.
  • FedWatch Tool dari CME Group menunjukkan bahwa pasar menilai kemungkinan 97,4% keputusan suku bunga tidak berubah pada 31 Januari, dengan peluang penurunan suku bunga tipis 2,6%.
  • Imbal hasil obligasi Pemerintah AS 10-tahun diperdagangkan dekat 4,10%, sedikit lebih rendah dibandingkan sebelumnya pekan ini.

Analisa Teknis Indeks Dolar AS: Apakah Ini Salah Satu Penembusan Palsu?

Indeks Dolar AS (DXY) mengalami momen copy-paste kinerja minggu lalu sebelumnya pekan ini. Sekali lagi DXY mampu menembus di atas Simple Moving Average (SMA) 200-hari di dekat 103,51, meskipun mungkin menghadapi hambatan dari PCE Jumat ini. Jika DXY tidak dapat ditutup pada Jumat ini atau minggu ini, di atas SMA 200-hari, diprakirakan akan terjadi penurunan lagi dengan pengujian 103 dalam penembusan sisi bawah.

Jika DXY mampu menjauh dari SMA 200-hari, kemungkinan akan terjadi kenaikan lebih lanjut. Amatilah 104,41 sebagai level resistance pertama di sisi atas, dalam bentuk SMA 100-hari. Jika level tersebut ditembus juga, tidak ada yang dapat menahan DXY untuk menuju ke 105,88 atau 107,20 – tertinggi September.

Dengan terulangnya penembusan di atas SMA 200-hari, sekali lagi, bull trap dapat terbentuk ketika harga mulai meluncur di bawah moving average yang sama. Hal ini akan menyebabkan tekanan jangka panjang karena pembeli Dolar AS terpaksa mulai menjual di sekitar 103,14 di SMA 55-hari. Setelah berada di bawahnya, penurunan terbuka menuju 102,00.

Pratinjau PCE Inti AS: Data yang Lemah Mungkin akan Membuat USD Sedikit Tergelincir – Scotiabank

Para ekonom di Scotiabank menganalisis prospek Dolar karena USD melemah seiring posisi pasar menjelang rilis data PCE inti. USD Terlihat Berisiko Men
Leer más Previous

AUD/USD Pulih ke Dekat 0,6600 saat Sentimen Tetap Optimis Jelang Data PCE Inti AS

Pasangan AUD/USD rebound mendekati resistance angka bulat 0,6600 di akhir sesi London. Aset Australia pulih karena daya tarik mata uang yang diperseps
Leer más Next