Iran Meluncurkan Rudal Balistik, Menyerang Dekat Konsulat AS di Erbil, Irak

Di tengah eskalasi lebih lanjut dalam ketegangan geopolitik Timur Tengah, Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) menembakkan rudal ke sasaran di Irak utara, menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh media pemerintah Iran.

"Rudal balistik digunakan untuk menghancurkan pusat-pusat spionase dan pertemuan kelompok-kelompok teroris anti-Iran di wilayah itu malam ini," lapor media itu.

Rudal balistik itu diserang di dekat Konsulat AS di Erbil, Irak, kata IRGC Iran.

Dikatakan targetnya adalah posisi "mata-mata dan kelompok pembangkang", namun, Sky News melaporkan Konsulat AS di Erbil telah diserang oleh "rudal jarak jauh dengan kapasitas destruktif yang besar."

Warga Iran membalas serangan teroris bulan ini yang menewaskan hampir 100 orang di dekat lokasi pemakaman Jenderal Qassem Soleimani.

Serangan itu terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran akan berlanjutnya serangan konflik Israel di Jalur Gaza dan eskalasi di Laut Merah oleh pemberontak Houthi yang didukung Iran.

Reaksi Pasar

Eskalasi geopolitik Timur Tengah telah meningkatkan permintaan safe-haven untuk Dolar AS, mengangkat Indeks Dolar AS sebesar 0,40% hari ini menjadi 102,80. Kontrak berjangka S&P 500 AS, yang merupakan barometer risiko, turun 0,18% pada hari ini.

USD/JPY Mengumpulkan Kekuatan di Bawah Penghalang 146,00 karena Permintaan Dolar AS Diperbarui

Pasangan USD/JPY memegang posisi positif di bawah penghalang 146,00 selama sesi Asia awal pada hari Selasa. Kenaikan pasangan ini didukung oleh Dolar
อ่านเพิ่มเติม Previous

GBP/USD Turun Tipis ke Dekat 1,2690 karena Penghindaran Risiko, Houthi Menyerang Kapal-kapal AS

GBP/USD bergerak lebih rendah mendekati 1,2690 selama sesi Asia pada hari Selasa. Pound Sterling (GBP) melemah terhadap Dolar AS (USD) karena penghind
อ่านเพิ่มเติม Next