NZD/USD Bergerak di Bawah 0,6000 karena Ketidakpastian Fed Atas Kenaikan Suku Bunga

  • NZD/USD dapat menghadapi tantangan karena para investor mengambil sikap hati-hati terhadap kebijakan The Fed.
  • Berita positif dari Tiongkok membantu Dolar Selandia Barau karena hubungan perdagangan antara kedua negara.
  • Kehati-hatian The Fed, meskipun inflasi yang lemah, memperkenalkan ketidakpastian ke dalam pasar.

NZD/USD berupaya mengoreksi kenaikan baru-baru ini, diperdagangkan di dekat 0,5980 selama jam-jam Asia pada hari Kamis. Namun, Dolar Selandia Baru (NZD) mendapat dukungan kenaikan dari data ekonomi Tiongkok, yang meningkatkan prospek perdagangan di negara tersebut.

Selain itu, suntikan dana 1 triliun Yuan oleh Pemerintah Tiongkok dalam pembiayaan murah untuk sektor properti merupakan langkah strategis untuk mengatasi kekhawatiran akan krisis kredit. Inisiatif-inisiatif berskala ini dapat memberikan efek riak di seluruh perekonomian global termasuk Selandia Baru.

Arus berita positif dari Tiongkok, yang mendukung paket untuk sektor propertinya yang bermasalah, telah memberi dampak positif pada Dolar Selandia Baru (NZD). Sebagai pengekspor utama produk susu ke Tiongkok, prospek ekonomi yang membaik dan peningkatan permintaan untuk NZD terkait dengan perkembangan ini.

Namun, pada hari Kamis, data menunjukkan bahwa Indeks Harga Rumah Tiongkok turun 0,38% di bulan Oktober dibandingkan dengan penurunan 0,1% sebelumnya. Hal ini mengindikasikan memburuknya kondisi sektor properti Tiongkok.

Indeks Dolar AS (DXY) menguat setelah rilis data ekonomi dari Amerika Serikat pada hari Rabu, melanjutkan kenaikan untuk hari kedua. Harga spot berada di sekitar 104,50 pada saat artikel ini ditulis.

Penjualan Ritel AS menunjukkan pelonggaran moderat pada 0,1% di bulan Oktober, lebih rendah dari ekspektasi penurunan 0,3%, sehingga menimbulkan kemungkinan adanya tantangan untuk kemajuan inflasi AS. Sikap hati-hati The Fed, meskipun data inflasi yang lemah baru-baru ini, memperkenalkan elemen ketidakpastian ke dalam pasar.

Selain itu, penurunan tak terduga pada Indeks Harga Produsen (IHP) AS sebesar 0,5%, dibandingkan dengan kenaikan 0,1% yang diantisipasi, dan penurunan IHP tahunan dari 2,2% menjadi 1,3%, dapat memberikan efek moderat pada sentimen pasar mengenai kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh The Fed.

Rilis Klaim Pengangguran mingguan AS yang akan datang di sesi Amerika Utara kemungkinan akan ditunggu oleh para pelaku pasar. Hal ini dapat memberi wawasan tambahan, terutama jika pasar tenaga kerja AS dipandang sebagai katalis untuk inflasi yang lebih tinggi, yang berpotensi mempengaruhi dinamika pasar.

 

 

Analisis Harga EUR/GBP: Hambatan Sisi Atas Terlihat di Zona 0,8750-55

Pasangan EUR/GBP melanjutkan kenaikannya selama awal sesi Eropa hari Kamis. Data Indeks Harga Konsumen (IHK) Inggris yang suram pada hari Rabu membeba
อ่านเพิ่มเติม Previous