WTI Melanjutkan Penurunan Beruntun pada Stok Minyak Mentah AS, Diperdagangkan Mendekati $76,20

  • Harga minyak mentah melemah akibat kenaikan mingguan stok minyak mentah AS.
  • Perubahan stok minyak mentah EIA meningkat menjadi 3,6 juta dari sebelumnya 0,774 juta.
  • Kilang minyak Tiongkok mengalami sedikit perlambatan, sehingga berdampak pada harga minyak.

Western Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan lebih rendah di dekat $76,20 per barel selama sesi Asia pada hari Kamis, melanjutkan penurunan untuk 3 hari berturut-turut. Harga minyak mentah menghadapi tekanan turun karena peningkatan mingguan yang lebih besar dari prakiraan dalam stok minyak mentah AS. Perubahan Stok Minyak Mentah EIA untuk pekan yang berakhir pada 10 November, meningkat menjadi 3,6 juta dari 0,774 juta sebelumnya dibandingkan dengan 1,793 juta seperti yang diharapkan.

Selain itu, tanda-tanda penurunan permintaan di Tiongkok memang mempengaruhi sentimen negatif terhadap harga minyak. Throughput kilang minyak Tiongkok di bulan Oktober mengalami sedikit perlambatan dari level tertinggi di bulan sebelumnya. Data dari Biro Statistik Nasional (NBS) menunjukkan bahwa total produksi kilang minyak Tiongkok, meskipun masih cukup besar yaitu 15,05 juta barel per hari (bph), mencerminkan penurunan yang tidak terlalu besar dibandingkan dengan rekor bulan September yang mencapai 15,48 juta bph.

Harga minyak mentah telah mengalami penurunan selama empat pekan berturut-turut, dengan para investor memperhitungkan berkurangnya premi risiko terkait konflik Israel-Hamas. Selain itu, ketidakpastian seputar suku bunga Federal Reserve (The Fed) AS telah menambah tekanan pada pasar minyak. Kehati-hatian The Fed yang berpotensi menaikkan suku bunga lebih lanjut tahun ini, meskipun data terbaru menunjukkan penurunan inflasi, telah memperkenalkan elemen ketidakpastian.

Keputusan AS untuk memberlakukan sanksi minyak terhadap Iran, mengurangi ekspor minyak Iran. Penasihat keamanan energi Presiden Joe Biden, Amos Hochstein, menyampaikan bahwa pemberlakuan sanksi ini diharapkan akan mengakibatkan pengurangan lebih dari 1 juta bph ekspor minyak dari Iran. Patut dicatat bahwa keputusan ini diterapkan bahkan ketika harga minyak terus mengalami tren penurunan.

 

 

EUR/USD Kehilangan Momentum di Bawah Pertengahan 1,0800-an Menjelang Klaim Pengangguran AS

Pasangan EUR/USD kehilangan daya tarik selama jam perdagangan Asia pada hari Kamis. Permintaan Dolar AS (USD) yang baru membebani EUR/USD. Sementara i
Leer más Previous

Tertiary Industry Index (MoM) Jepang September Merosot Ke -1% Dari Sebelumnya -0.1%

Tertiary Industry Index (MoM) Jepang September Merosot Ke -1% Dari Sebelumnya -0.1%
Leer más Next