GBP/USD Masih Berada di Bawah Tekanan Jual di Dekat Angka 1,2200 Jelang Rilis Data Kepercayaan Konsumen CB AS

  • GBP/USD kehilangan momentum di sekitar 1,2200 di tengah reli USD.
  • Komentar hawkish dari Federal Reserve (Fed) mengangkat Dolar AS terhadap GBP.
  • Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris kuartal kedua, Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) Inti AS akan menjadi sorotan pekan ini.

Pasangan GBP/USD tetap berada di bawah tekanan jual dan diperdagangkan di wilayah negatif selama empat pekan berturut-turut selama awal sesi Eropa hari Selasa. Pasangan mata uang utama tersebut saat ini diperdagangkan di dekat 1,2203, turun 0,07% pada hari ini.

Bank of England (BoE) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah pada level tertinggi 15 tahun di 5,25%, menghentikan kenaikan suku bunga sebanyak 14 kali berturut-turut sejak Desember 2021. Hal ini, pada gilirannya, dapat membebani Pound Inggris (GBP) terhadap Dolar AS. Pejabat BoE menyatakan bahwa pertemuan lebih lanjut masih mungkin dilakukan, mengindikasikan bahwa BoE dapat menaikkan atau menghentikan suku bunga jika diperlukan.

Di sisi lain, sikap hawkish dari Federal Reserve (Fed) mengangkat Dolar AS dan bertindak sebagai penghalang bagi pasangan GBP/USD. Pada hari Selasa pagi, Presiden Federal Reserve Bank Minneapolis, Neel Kashkari menyatakan bahwa ia adalah salah satu pembuat kebijakan Fed yang melihat satu kali lagi kenaikan suku bunga tahun ini. Ia menambahkan bahwa suku bunga AS mungkin harus naik sedikit lebih tinggi dan ditahan lebih lama, untuk mendinginkan suasana. Sebelumnya, Presiden Federal Reserve Bank of Boston dan San Francisco, Susan Collins dan Mary Daly menekankan bahwa meskipun inflasi melambat, kenaikan suku bunga di masa depan mungkin terjadi. Sementara Presiden Fed Chicago, Austan Goolsbee, mengatakan bahwa soft landing mungkin saja terjadi, namun risiko inflasi tetap tinggi, dan Fed harus berkomitmen penuh untuk membawa inflasi ke level 2%.

Sementara itu, Indeks Dolar AS (DXY), sebuah ukuran nilai USD terhadap sekeranjang mata uang asing, bertahan di atas angka 106,00, mendekati level tertinggi sejak November. Selain itu, imbal hasil obligasi 10 tahun naik menjadi 4,546%, level yang tidak pernah terlihat sejak Oktober 2007.

Para pelaku pasar akan memantau Kepercayaan Konsumen CB AS untuk bulan September dan Penjualan Rumah Baru yang akan dirilis pada hari Selasa. Perhatian akan beralih ke Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris untuk kuartal kedua dan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS yang akan dirilis pada hari Jumat.

 

Produksi Industri (Bln/Bln) Singapura Agustus Keluar Sebesar -10.5% Di Bawah Perkiraan -1.7%

Produksi Industri (Bln/Bln) Singapura Agustus Keluar Sebesar -10.5% Di Bawah Perkiraan -1.7%
Đọc thêm Previous

EUR/USD Mengoreksi Penurunan Intraday di Dekat 1,0590, Menanti HICP Zona Euro dan PCE Inti AS

EUR/USD memulihkan penurunan dalam perdagangan harian, diperdagangkan di sekitar 1,0590 selama sesi perdagangan Asia pada hari Selasa. Pasangan ini me
Đọc thêm Next