EUR/JPY Melewati 156,00 di Tengah Data Jepang yang Beragam, Tindakan BoJ Menjelang Inflasi dan PDB Zona Euro

  • EUR/JPY tetap menguat untuk 2 hari berturut-turut, mendekati puncak dalam perdagangan harian akhir-akhir ini.
  • Pertumbuhan Produksi Industri Jepang menurun, angka ritel beragam untuk bulan Juni.
  • BoJ melakukan pembelian obligasi khusus pertama sejak Februari, Lagarde dari ECB tampak optimis pada pertumbuhan ekonomi.
  • Pembacaan awal inflasi Zona Euro, data PDB akan mengarahkan para pedagang harian.

EUR/JPY melanjutkan pemulihan hari sebelumnya dari level terendah enam pekan sementara naik melewati rintangan 156,00, naik 0,41% dalam perdagangan harian di dekat 156,15-20 menjelang sesi Eropa hari Senin. Dengan demikian, pasangan mata uang ini membenarkan komentar akhir pekan dari Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde, serta data Jepang yang beragam dan tindakan terbaru Bank of Japan (BoJ).

BoJ melakukan pembelian obligasi khusus pertama sejak Februari pada hari Senin dini hari, senilai 300 miliar Yen, dengan sisa jatuh tempo 5-10 tahun. Meskipun demikian, pembacaan awal Produksi Industri Jepang untuk bulan Juni menurun menjadi 2,0% MoM dibandingkan 2,4% prakiraan pasar dan -2,2% pembacaan sebelumnya, sementara angka YoY turun menjadi -0,4% dari 4,2% sebelumnya. Lebih lanjut, Perdagangan Ritel meningkat menjadi 5,9% YoY di bulan Juni tetapi angka penyesuaian musiman (s.a.) merosot menjadi -0,4% dari 1,3% yang tercatat di bulan Mei versus ekspektasi 0,2%.

Di sisi lain, Presiden ECB Christine Lagarde menyebut angka-angka laporan ekonomi terbaru dari Perancis, Jerman dan Spanyol sebagai "cukup menggembirakan" ketika berbicara kepada harian Perancis Le Figaro selama akhir pekan. Pada hari Jumat, Presiden Bundesbank Jerman dan anggota Dewan Gubernur ECB Joachim Nagel mengutip inflasi inti yang membandel untuk mempertahankan kebijakan ECB yang hawkish sembari menyarankan suku bunga yang lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama.

Selain dari Jepang, pergerakan Zona Euro, optimisme mengenai stimulus RRT dan imbal hasil yang optimis juga mendukung kenaikan EUR/JPY menjelang Penjualan Ritel Jerman dan pembacaan pertama data inflasi Zona Euro untuk bulan Juli, berdasarkan Indeks Harga Konsumen Diharmonisasi, serta Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal kedua (Q2) yang disesuaikan secara musiman.

Pada hari Jumat, EUR/JPY melonjak karena Bank of Japan (BoJ) menentang ekspektasi pasar dengan mengumumkan perubahan segera pada kebijakan Yield Curve Control (YCC) dengan mempertahankan kebijakan moneter yang tidak berubah. Bank sentral Jepang (BoJ), bagaimanapun, berjanji untuk membuat YCC lebih fleksibel dan menenggelamkan JPY setelah kenaikan awal Yen.

Menyusul keputusan kebijakan moneter, Gubernur Bank of Japan (BoJ) Kazuo Ueda mengatakan bahwa mereka "perlu dengan sabar melanjutkan pelonggaran moneter untuk mendukung perekonomian." Ueda juga menambahkan bahwa keputusan tersebut bertujuan untuk membuat YCC lebih berkelanjutan. Pernyataan yang sama dari Gubernur BoJ Ueda juga mendapat dukungan dari Kepala Kabinet Jepang Hirokazu Matsuno. Perlu dicatat bahwa Ueda menunjukkan kesiapan BoJ untuk mengambil langkah yang diperlukan jika suku bunga naik melebihi 1,0%.

Analisis Teknikal

Pemulihan pasangan EUR/JPY dari garis support miring ke atas dari awal Mei, di sekitar 153,40, bertujuan untuk bertempur lagi dengan garis resistance turun satu bulan, terakhir mendekati 157,75.

 

Analisa Harga USD/JPY: Tembus Zona Resistance 141,80-142,00, Pembelian Obligasi Khusus Pertama BoJ Sejak Februari

USD/JPY tetap berada di sekitar 141,80 karena mendorong resistance horizontal enam pekan selama Senin pagi di Eropa. Dengan demikian, pasangan Yen mem
Đọc thêm Previous

Pasar Saham Asia: Diperdagangkan di Wilayah Positif, Rencana Stimulus RRT, Perubahan Kebijakan Jepang

Pasar saham Asia diperdagangkan di wilayah positif pada hari Senin. Pasar beralih ke sentimen risk-on di pekan yang sibuk dengan rilis data ekonomi, p
Đọc thêm Next