EUR/USD Berada di Dekat Level Tertinggi 17 Bulan, Tepat di Bawah Pertengahan 1,1200-an di Tengah Bearish USD

  • EUR/USD naik ke level tertinggi sejak Februari 2022 karena aksi jual USD masih berlanjut.
  • Ekspektasi bahwa The Fed akan segera mengakhiri siklus kenaikan suku bunganya terus membebani Greenback.
  • Prospek hawkish ECB semakin mendukung Euro dan tetap mendukung momentum.

Pasangan EUR/USD membangun momentum terobosan pekan ini melalui puncak YTD sebelumnya dan naik ke level tertinggi sejak Februari 2022, di sekitar area 1,1240-1,1245 selama sesi Asia pada hari Jumat.

Lintasan penurunan Dolar AS (USD) tetap tidak terganggu selama tujuh hari berturut-turut setelah ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan segera mengakhiri siklus pengetatan kebijakannya. Faktanya, para investor sekarang tampaknya yakin bahwa bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga tetap selama sisa tahun ini setelah kenaikan suku bunga yang telah diantisipasi secara luas di bulan Juli. Hal ini menyebabkan penurunan tajam baru-baru ini pada imbal hasil obligasi pemerintah AS dan menyeret USD ke level terendah baru 15 bulan, yang pada gilirannya dipandang sebagai faktor kunci yang bertindak sebagai penarik bagi pasangan EUR/USD.

Sebaliknya, notulen rapat Bank Sentral Eropa (ECB) yang diadakan pada bulan Juni mengungkapkan bahwa para pembuat kebijakan tetap bertekad untuk melanjutkan siklus kenaikan suku bunga setelah bulan Juli untuk mengembalikan inflasi ke target. Perlu diingat bahwa ECB, dalam proyeksi ekonomi bulan Juni, mengharapkan bahwa inflasi akan tetap berada di atas target 2% hingga akhir 2025. Prospek hawkish ini, pada tingkat yang lebih besar, mengimbangi tanda-tanda yang muncul dari ekonomi yang mendingin dan terus mendukung mata uang bersama, yang selanjutnya mendukung pasangan EUR/USD.

Meskipun demikian, Relative Strength Index (RSI) pada grafik harian telah menunjukkan kondisi overbought dan mungkin akan menahan para pembeli untuk tidak membuat taruhan baru di sekitar mata uang utama. Oleh karena itu, akan lebih bijaksana untuk menunggu konsolidasi jangka pendek atau pullback moderat sebelum memposisikan diri untuk pergerakan apresiasi lebih lanjut. Namun demikian, latar belakang fundamental yang disebutkan di atas menunjukkan bahwa jalur dengan resistensi terkecil untuk pasangan EUR/USD adalah ke bawah dan setiap penurunan korektif yang berarti masih dapat dilihat sebagai peluang beli.

 

Analisis Harga USD/JPY: Penjual Tampak Kelelahan di Dekat Pertemuan DMA 137,00

USD/JPY pulih dari level terendah dalam dua bulan terakhir sembari memangkas penurunan dalam perdagangan harian di dekat 137,70 menjelang sesi Eropa h
Devamını oku Previous

Indeks Harga Konsumen (Bln/Bln) Swedia Juni Dicatat Di 1.1% Mengungguli Harapan 0.9%

Indeks Harga Konsumen (Bln/Bln) Swedia Juni Dicatat Di 1.1% Mengungguli Harapan 0.9%
Devamını oku Next