Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Perbarui Tertinggi 3 Pekan di Atas $1.940, IHK AS akan Melemah Lebih Lanjut
- Harga emas telah mencetak level tertinggi baru dalam tiga pekan terakhir di atas $1.940,00 menjelang rilis data inflasi AS dan Beige Book Fed.
- Para investor telah absen menjelang data pendapatan perusahaan dan inflasi kuartal kedua.
- Harga emas hampir menembus pola Inverted Head and Shoulder.
Harga emas (XAU/USD) telah mencetak level tertinggi baru dalam tiga pekan terakhir di $1.941,60 di awal sesi Eropa. Logam mulia ini mengumpulkan kekuatan untuk menembus dengan meyakinkan di atas $1.940,00 karena Indeks Dolar AS (DXY) berada di bawah tekanan ekstrim akibat ekspektasi perlambatan lebih lanjut dalam data Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika Serikat.
Indeks S&P500 berjangka telah berubah berombak setelah hari Selasa yang bullish, menggambarkan sentimen pasar yang tenang untuk saat ini dalam profil risiko yang optimis secara keseluruhan. Para investor telah absen menjelang rilis data pendapatan perusahaan dan inflasi kuartal kedua. Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun telah menunjukkan sedikit penurunan mendekati 3,96%.
Indeks USD telah menemukan support menengah di dekat 101,35, namun, bias turun masih solid. Para ekonom di Commerzbank menyebutkan bahwa mungkin masih terlalu dini untuk menghapus Dolar pada saat ini. Laporan pasar tenaga kerja pada hari Jumat tidak terlalu buruk. Kami berasumsi bahwa pasar tenaga kerja masih terlalu ketat untuk disukai oleh Federal Reserve (Fed) dan oleh karena itu Fed akan menaikkan suku bunga acuannya sekali lagi pada akhir Juli.
Sementara itu, para investor sepenuhnya berfokus pada data inflasi. Sesuai ekspektasi, inflasi bulanan dan inflasi inti diharapkan akan mempertahankan laju stabil sebesar 0,3%. Angka tahunan untuk IHK umum dan inti kemungkinan akan melemah menjadi 3,1% dan 5,0%. Selain data inflasi, investor juga akan fokus pada Beige Book Fed.
Analisis Teknikal Emas
Harga emas hampir menembus pola grafik Inverted Head and Shoulder yang terbentuk pada skala dua jam. Terobosan pada pola grafik tersebut akan menghasilkan pembalikan naik. Garis leher dari pola grafik tersebut digambarkan di sekitar level tertinggi 21 Juni di $1.940,00.
Exponential Moving Average (EMA) 50 periode di $1.927,65 mendukung para pembeli Emas.
Sementara itu, Relative Strength Index (RSI) (14) dengan percaya diri telah bergeser ke kisaran bullish 60,00-80,00, yang mengindikasikan bahwa momentum bullish telah terpicu.
Grafik Emas Dua Jam
