EUR/JPY Menguat di Atas 157,00, Petunjuk Inflasi Zona Euro, Intervensi Jepang Dipantau

  • EUR/JPY mengambil tawaran beli untuk memperbarui level tertinggi dalam perdagangan harian, mengkonsolidasi penurunan mingguan terbesar dalam lima pekan.
  • Imbal hasil pulih karena kekhawatiran perlambatan ekonomi bergabung dengan kegelisahan AS-RRT.
  • Data Jerman yang beragam, kekhawatiran intervensi Jepang membebani harga.
  • IHK Zona Euro, katalis risiko akan sangat penting untuk arah yang jelas.

EUR/JPY mencetak kenaikan tipis di sekitar 157,35-40 karena memangkas penurunan hari sebelumnya menjelang sesi Eropa hari Rabu. Dengan demikian, pasangan mata uang ini mengikuti imbal hasil obligasi pemerintah AS yang optimis di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi dan perbincangan seputar campur tangan Jepang untuk mempertahankan Yen.

Sejak Yen Jepang (JPY) memperbarui puncak tahunan pada pekan lalu, para pembuat kebijakan telah bersuara lantang untuk memberi sinyal bahwa mereka dapat melakukan intervensi di pasar dan melindungi pasar domestik. Di antara mereka, Menteri Keuangan Jepang Shunichi Suzuki dan diplomat mata uang utama negara tersebut, Masato Kanda, telah mendapatkan perhatian utama. Namun, belum ada hal besar yang dilaporkan, membuat mata uang Jepang rentan untuk menurun lebih lanjut.

Di sisi lain, selisih antara imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor dua hari dan 10 tahun melebar ke level tertinggi dalam 42 tahun terakhir dan menandai kekhawatiran resesi pada hari Senin, yang pada gilirannya mendorong sentimen dan mendorong para pembeli EUR/JPY, akibat munculnya safe haven bagi Yen. Meskipun demikian, S&P00 Futures mencetak penurunan ringan sedangkan imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun dan dua tahun bergerak lebih tinggi menjadi hampir 3,86% dan 4,92% pada saat berita ini ditulis.

Di tempat lain, penurunan IMP Jasa Caixin Tiongkok untuk bulan Juni, menjadi 53,9 dibandingkan 57,1 sebelumnya, bergabung dengan meningkatnya kekhawatiran akan ketegangan AS-Tiongkok di tengah peringatan baru akan pembatasan perdagangan lebih lanjut dari Beijing. Hal tersebut memungkinkan imbal hasil untuk tetap lebih kuat sementara juga mendorong para pembeli Euro.

Perlu dicatat bahwa data Jerman yang suram dan keraguan tentang sinyal hawkish Bank Sentral Eropa (ECB) membuat EUR/JPY tetap berharap. Di sisi lain, IMP Jasa Bank Jibun Jepang turun ke 52,1 pada bulan Juni versus 54,2 sebelumnya dan mempertahankan bias dovish Bank of Japan (BoJ), yang pada gilirannya mendukung kenaikan EUR/JPY.

Ke depan, perkembangan mengenai intervensi pasar pemerintah Jepang untuk mempertahankan Yen akan menjadi kunci untuk menentukan pergerakan EUR/JPY selanjutnya. Yang juga penting adalah Indeks Harga Produsen (IHP) Zona Euro untuk bulan Mei dan berita utama seputar katalis risiko utama seperti perselisihan AS-Tiongkok dan kekhawatiran resesi.

Analisis Teknikal

Formasi double top di sekitar angka 158,00 memikat para penjual EUR/JPY. Namun, terobosan yang jelas dari 156,70 penting untuk mengkonfirmasi pergerakan bearish.

 

EUR/USD Menunjukkan Perkembangan yang Tidak Biasa Selama Paruh Pertama Tahun Ini – Commerzbank

Paruh pertama tahun ini telah berakhir. Para ekonom di Commerzbank mengulas perkembangan EUR/USD sejak awal tahun. Jika Inflasi Mereda Lagi, Tidak Ak
อ่านเพิ่มเติม Next