Pasar Saham Asia: ASX Memimpin Kenaikan Pasifik di Tengah Kejutan Dovish RBA, Resesi Meredam Optimisme

  • Pasar Asia-Pasifik tetap sedikit positif di tengah data AS yang lebih lemah, harapan hubungan Tiongkok-Amerika.
  • Inversi kurva imbal hasil memperbaharui kekhawatiran resesi dan membebani optimisme pasar di tengah hari libur AS.
  • ASX Australia naik setengah persen karena status quo RBA yang mengejutkan.
  • Intervensi Jepang dan kekhawatiran inflasi dari Korea Selatan juga mendorong para pembeli ekuitas Asia.

Sentimen pasar di kawasan Asia-Pasifik tetap sedikit optimis pada hari Selasa pagi karena para pedagang menyeimbangkan antara kekhawatiran resesi dan status quo Reserve Bank of Australia (RBA). Yang juga membatasi sentimen perdagangan adalah kekhawatiran yang beragam mengenai hubungan Tiongkok-Amerika, serta hari libur di Amerika Serikat.

Di tengah-tengah semua ini, indeks MSCI untuk saham-saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,30%, sementara Nikkei 225 Jepang melawan tren dengan penurunan dalam perdagangan harian sebesar 0,90%, sejauh ini, menjadi 33.461 menjelang sesi Eropa hari Selasa.

Perlu dicatat bahwa ekuitas Australia baru-baru ini mendapat dorongan dari keputusan tidak adanya kenaikan suku bunga Reserve Bank of Australia (RBA), yang pada gilirannya mendorong patokan ASX ke level tertinggi perdagangan harian di dekat 7,285, naik setengah persen pada saat berita ini ditulis. Meskipun begitu, imbal hasil obligasi pemerintah Australia bertenor 10 tahun turun hampir 45 basis poin (bp) menjadi 3,97% setelah pengumuman RBA.

Di sisi lain, S&P500 Futures melemah meskipun Wall Street berhasil membukukan kenaikan kecil dimana imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor dua tahun naik menjadi 4,93% sementara obligasi bertenor 10 tahun mencetak kenaikan tipis di kisaran 3,86% pada akhir sesi perdagangan Amerika Utara hari Senin.

Perlu dicatat bahwa saham-saham RRT sedikit positif karena Menteri Keuangan AS Janet Yellen berada di Beijing untuk melakukan pembicaraan diplomatik, sementara KOSPI Korea Selatan turun 0,30% secara harian karena Bank of Korea (BoK) menandai kekhawatiran inflasi pada hari itu.

Di tempat lain, NZX50 Selandia Baru mengikuti rekannya di Australia sementara membukukan kenaikan dalam perdagangan harian hampir 0,30% tetapi ekuitas India tetap tidak bersemangat di sekitar rekor tertinggi setelah hari yang optimis.

Perlu diamati bahwa bias hawkish seputar Federal Reserve AS (Fed) mengabaikan data AS yang baru-baru ini suram tetapi berhasil membatasi penurunan ekuitas akhir-akhir ini.

Selanjutnya, para pedagang saham harus memperhatikan katalis risiko untuk mendapatkan arah yang jelas di tengah hari libur AS dan kalender yang ringan di tempat lain.

Baca juga: Forex Hari ini: Dolar Melemah Setelah Data, Perhatian Beralih ke RBA

AUD/JPY Terkoreksi dari Tertinggi Lebih dari 1 Pekan Setelah Keputusan RBA untuk Pertahankan Suku Bunga

Pasangan AUD/JPY menarik aksi jual besar-besaran di dekat area 96,70, atau di atas level tertinggi satu pekan yang disentuh pada hari Selasa dan turun
আরও পড়ুন Previous

AUD/NZD Turun Mendekati 1,0800 karena RBA Mempertahankan Suku Bunga di 4,1%

Pasangan AUD/NZD telah menyaksikan aksi jual yang intens hingga mendekati support level bulat di 1,0800 karena Reserve Bank of Australia (RBA) mempert
আরও পড়ুন Next