Indonesia: Inflasi Tiba-Tiba Surut di April – UOB

Ekonom Enrico Tanuwidjaja dan Ekonom Junior Agus Santoso di UOB Group meninjau rilis terbaru angka inflasi di Indonesia.

Kutipan Utama

“Agak luar biasa selama bulan perayaan, inflasi utama Indonesia bertentangan dengan tren tipikalnya, turun ke 4,3% y/y di bulan April dari 5% di bulan Maret, terutama karena harga makanan & transportasi yang lebih rendah dan stabil karena pemerintah mengelola logistik dengan lebih baik bulan lalu.”

"Kondisi ini sepatutnya tercermin dengan inflasi makanan dan transportasi yang turun secara nyata ke 4,6% dan 12% y/y, sedangkan bulan sebelumnya 6,1% dan 13,7% y/y."

“Data inflasi bulan April memperkuat prakiraan inflasi 2023 kami 4% (2022: 4,2%). Pandangan kami tetap yaitu inflasi akan sedikit kembali berada dalam kisaran target 2-4% BI di semester kedua 2023."

USD/CAD Menahan Penurunan Dekat 1,3480 Setelah NFP dan Laporan Tenaga Kerja Kanada

USD/CAD bertahan relatif stabil, diperdagangkan di dekat terendah mingguan di dekat 1,3480 setelah rilis data pasar tenaga kerja di Kanada dan AS. Ket
Baca selengkapnya Previous

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Menukik ke Level-Level di Bawah $2.010 di Tengah Penguatan Dolar AS Pasca NFP

Harga Emas berada di bawah tekanan jual yang berat pada hari Jumat dan melanjutkan penurunan tajam hari sebelumnya dari tertinggi sepanjang masa, di s
Baca selengkapnya Next