USD/JPY Memudarkan Kenaikan Baru-Baru ini dan Mundur di Bawah 132,00 Jelang Powell

  • USD/JPY berada di bawah tekanan setelah puncak Senin di dekat 133,00.
  • Imbal hasil AS diperdagangkan dengan nada beragam menjelang Powell.
  • Ketua The Fed Powell akan berbicara di sesi Amerika Utara.

USD/JPY berada di bawah tekanan negatif moderat dan menguji area di bawah tolok ukur 132,00 pada hari Selasa.

USD/JPY Sekarang Berfokus pada Powell

Momentum negatif dalam USD/JPY kehabisan tenaga di batas-batas lingkungan 133,00 pada awal minggu, karena pemantulan yang diinduksi NFP tampaknya telah kehilangan beberapa dorongan.

Kebangkitan kembali tekanan jual di spot pada hari Selasa terjadi di tengah kenaikan sentimen risk-off, yang pada akhirnya memberikan dukungan pada permintaan safe haven Jepang.

Selain itu, kinerja beragam dalam imbal hasil AS terlihat short end kurva memangkas sebagian dari kenaikan kuat baru-baru ini dibandingkan kenaikan ekstra di belly dan long end. Di pasar utang Jepang, imbal hasil JGB turun sedikit di bawah level 0,50%.

Dari sisi data di Jepang, Belanja Rumah Tangga turun 1,3% pada tahun hingga Desember, sementara laporan pendahuluan untuk bulan yang sama terlihat Indeks Bersama dan Indeks Ekonomi Utama masing-masing di 98,9 dan 97,2.

Di sesi Amerika Utara, Ketua Powell akan berpartisipasi dalam diskusi di Economic Club of Washington.

Level-Level USD/JPY yang Dipertimbangkan

Pada saat penulisan, pasangan mata uang ini mundur 0,50% di 131,95 dan penembusan di bawah 128,08 (terendah bulanan 2 Februari) akan mengarah ke 127,21 (terendah 2023 pada 16 Januari) dan 126,36 (terendah bulanan 24 Mei 2022). Di sisi atas, rintangan langsung di 132,90 (tertinggi bulanan 6 Februari) diikuti oleh 134,77 (tertinggi 2023 pada 6 Januari) dan kemudian 136,78 (SMA 200-hari).

Neraca Kas Negara Turki Januari Tumbuh Dari Sebelumnya -108.27B Ke -54.31B

Neraca Kas Negara Turki Januari Tumbuh Dari Sebelumnya -108.27B Ke -54.31B
Baca lagi Previous

Nagel, ECB: Suku Bunga ECB Belum Bersifat Membatasi

Pembuat kebijakan European Central Bank (ECB) Joachim Nagel mengatakan pada hari Selasa bahwa penurunan suku bunga ECB tidak menjadi agenda di masa me
Baca lagi Next