Indeks Dolar AS Bergulat di Atas 105,00 di Tengah Sentimen Risk-On, Imbal Hasil Turun Mendekati 3,4%

  • Dolar AS berusaha keras untuk melewati rintangan terdekat di 105,20 karena dorongan risiko telah membatasi kenaikan.
  • Imbal hasil obligasi pemerintah AS turun, dan S&P500 tetap berombak di tengah meningkatnya kekhawatiran atas resesi.
  • Perubahan kebijakan oleh FOMC mulai tahun 2023 akan mengakibatkan penurunan Dolar AS yang berkepanjangan.

Indeks Dolar AS (DXY) menghadapi barikade saat mencoba melewati rintangan terdekat 105,20 di sesi Asia. Kenaikan Dolar AS tampaknya dibatasi karena selera risiko para pelaku pasar telah meningkat secara signifikan. Para investor mengabaikan ketidakpastian atas panduan puncak suku bunga yang lebih tinggi dalam pertemuan kebijakan moneter bulan Desember oleh Federal Reserve (The Fed) dan menuangkan dana ke dalam aset-aset yang sensitif terhadap risiko.

Imbal hasil Perbarui Terendah 11 Minggu di Tengah Meningkatnya Kekhawatiran atas Resesi

Obligasi pemerintah AS tetap menjadi sorotan karena pasar mulai membicarakan tentang iresesi di Amerika Serikat pada pengetatan kebijakan lebih lanjut oleh The Fed. Para Investor menginvestasikan mereka ke dalam obligasi pemerintah AS untuk menghindari kekhawatiran atas resesi. Tidak diragukan lagi, para pengambil kebijakan The Fed telah mendukung perlambatan laju kenaikan suku bunga dari bulan Desember, tetapi bukti baru kekuatan dalam ekonomi Amerika Serikat yang dipimpin oleh pasar tenaga kerja yang ketat dan permintaan yang kuat untuk sektor jasa telah memicu risiko pembalikan tingkat inflasi.

Kekhawatiran atas resesi ke depan membebani tekanan besar pada imbal hasil obligasi pemerintah AS. Imbal hasil obligasi 10-tahun pemerintah AS memperbarui level terendah 11-minggu di dekat 3,4%. S&P500 tetap berombak pada sesi perdagangan hari Rabu meskipun para investor mendukung traksi risk-on.

Dolar AS akan Bergeser saat Penurunan Berkepanjangan dari Tahun Siklus 2023

Dolar AS mulai menghadapi tekanan dari pelaku pasar karena para investor percaya bahwa Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) akan menghentikan sementara langkah pengetatan kebijakan mulai tahun depan setelah mencapai tingkat netral.

Para ekonom di National Bank of Canada percaya bahwa Greenback dapat pulih dalam waktu dekat sebelum mempertahankan penurunan yang berkepanjangan tahun depan. Mereka lebih lanjut menambahkan bahwa perubahan kebijakan dari FOMC pada kuartal pertama 2023 akan mengatur panggung untuk penurunan Greenback yang lebih berkepanjangan.

 

Neraca Perdagangan Australia Bebani AUD/USD meski Surplus Lebih Tinggi

Neraca Perdagangan telah dirilis sebagai berikut: Neraca Perdagangan Australia bulan Oktober: A$12,217 miliar (estimasi A$12 miliar, sebelumnya A$1
Leia mais Previous

Analisis Harga USD/CAD: Pembeli dan Penjual Bertarung di Wilayah Penting

Para penjual memang bergerak ke level tertinggi sebelumnya di dekat 1,3580, area yang mulai menawarkan support. Penembusan 1,3700 membuka prospek pela
Leia mais Next