GBPUSD Mencoba Pulih dari 1,1500 karena Kekhawatiran akan Resesi AS Meningkat

  • GBPUSD telah bertemu dengan batas bawa perantara di sekitar 1,1500 menjelang Pemilu sela AS.
  • Kekhawatiran akan resesi AS telah beringsut lebih tinggi yang dipimpin oleh tekanan inflasi yang lebih tinggi dan pengetatan kebijakan yang agresif.
  • Diskusi antara PM Inggris dan Presiden Komisi Eropa telah membawa rasa optimisme terhadap pengaturan pasca-Brexit.

Pasangan GBPUSD telah bertemu dengan hambatan saat mengalami tren penurunan di sekitar support psikologis 1,1500 di sesi Tokyo. Cable dapat pulih dengan kuat ke depan karena kekhawatiran resesi dalam ekonomi AS meningkat secara dramatis. Profil risiko positif menguat lebih lanjut karena berjangka S&P500 melanjutkan kenaikannya di sesi Asia setelah bullish di hari Senin.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) menghadapi rintangan di sekitar 110,33 setelah melakukan pergerakan pemulihan karena para investor telah berubah menjadi berhati-hati dengan alasan kekhawatiran akan resesi.

Para analis di Goldman Sachs mencatat bahwa peluang ekonomi AS memasuki resesi pada tahun depan mencapai 35%. Alasan di balik meningkatnya kekhawatiran resesi adalah deviasi ekstrim dalam target inflasi yang diinginkan dan tingkat inflasi saat ini, pengetatan kebijakan The Fed yang agresif, dan kondisi yang sangat tidak pasti dalam hal politik domestik AS dan geopolitik.

Imbal hasil yang dihasilkan pada obligasi pemerintah AS telah naik ke 4,22% meskipun ada penurunan peluang kenaikan suku bunga sebesar 75 basis poin (bp) kelima berturut-turut oleh Federal Reserve (The Fed). Sesuai dengan alat CME FedWatch, peluang kenaikan suku bunga sebesar 75 bp dalam kebijakan moneter Desember telah dipangkas menjadi 43,2%.

Ke depan, para investor akan mengawasi hasil Pemilu sela di AS. Kemenangan mayoritas untuk Partai Republik dapat memicu ketidakstabilan politik dalam ekonomi AS dan dapat berdampak pada harga emas.

Berbicara mengenai Inggris, rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) akan menjadi pusat perhatian. Secara tahunan, data PDB terlihat lebih rendah pada 2,1% versus rilis sebelumnya sebesar 4,4%. Dan, aturan triwulanan diproyeksikan akan menampilkan pertumbuhan negatif sebesar 0,5% terhadap ekspansi 0,2%.

Sementara itu, diskusi yang diadakan pada KTT iklim CP27 antara Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen telah membawa optimisme pada pengaturan Brexit. Para pejabat tersebut sepakat untuk "bekerja sama" untuk mengakhiri perselisihan yang sedang berlangsung mengenai protokol Irlandia Utara (NIP) dalam pertemuan pertama mereka, seperti yang dilansir oleh SkyNews.

 

 

GBPJPY Stabil di Bawah 169,00 karena BOE Gagal Mengesankan Pembeli Obligasi, Optimisme Pasar Memudar

GBPJPY mengambang di sekitar 168,80, menghentikan tren naik dua hari, menuju pembukaan pasar London hari Selasa. Dengan demikian, pasangan lintas mata
Mehr darüber lesen Previous

Berita Harga USDIDR: Rupiah Turun Menuju $15.700 meski Kepercayaan Konsumen Indonesia Optimis

USDIDR mengambil tawaran beli yang mencetak kenaikan tipis di sekitar $15.685 selama sesi Asia yang tidak aktif hari Selasa. Dengan demikian, data Kep
Mehr darüber lesen Next