AUD/USD Perbarui Terendah 2,5 Tahun di Dekat 0,6250 Karena DXY Ikuti Imbal Hasil yang Lebih Kuat

  • AUD/USD mengambil penawaran jual untuk memperbarui level terendah multi-bulan, turun untuk 6 hari berturut-turut.
  • Data Australia yang beragam, Menteri Keuangan Australia gagal memicu kenaikan korektif karena imbal hasil mendukung DXY.
  • Risiko Fed yang hawkish dan kekhawatiran geopolitik ditambah dengan pesimisme seputar Tiongkok akan membebani harga.
  • Risalah Fed, inflasi AS akan diawasi dengan cermat karena para pedagang lebih peduli dengan divergensi RBA vs Fed.

AUD/USD terus merosot untuk 6 hari berturut-turut karena mendekati level terendah sejak Maret 2020 selama Selasa pagi di Eropa. Penurunan terbaru pasangan Australia dapat dikaitkan dengan kenaikan Indeks Dolar AS (DXY) baru-baru ini dan mengikuti imbal hasil obligasi di tengah sentimen risk-off.

Indeks Dolar AS (DXY) mencetak kenaikan intraday 0,16% karena mencetak tren naik lima hari di dekat 113,40. Meskipun demikian, imbal hasil obligasi pemerintah AS 30-tahun naik ke level tertinggi baru sejak Januari 2014 sedangkan imbal hasil 10-tahun menyentuh level acuan 4,0%. Yang juga menggambarkan penghindaran risiko adalah S&P 500 Futures yang turun 0,50% karena penjual condong ke arah level terendah bulanan.

Baru-baru ini, Menteri Keuangan Australia Jim Chalmers menepis kemungkinan resesi dan mengatakan, "Bukan ekspektasi kami bahwa ekonomi Australia akan mundur," per Reuters.

Berbicara mengenai statistik Australia, Kondisi Bisnis National Australia Bank (NAB) meningkat menjadi 25 selama bulan September dari 18 yang diharapkan dan 20 sebelumnya, tetapi pengukur Keyakinan Bisnis sesuai dengan perkiraan pasar yang suram yaitu 5 versus 10 sebelumnya. Sebelumnya, Kepercayaan Konsumen Westpac turun menjadi -0,9% untuk Oktober dibandingkan 3,9% sebelumnya.

Perlu dicatat bahwa FedWatch Tool CME menandakan peluang 78,4% kenaikan suku bunga 75 bp Fed pada bulan November.

Selain katalis yang disebutkan di atas, kekhawatiran geopolitik, serta ekonomi, di tengah Rusia-Ukraina yang sedang berlangsung dan perselisihan Tiongkok-Amerika juga membebani harga AUD/USD karena status barometer risikonya.

Analisis teknis

Kecuali jika menembus support-yang berubah menjadi-resistensi tiga bulan di sekitar 0,6310, pasangan AUD/USD rentan untuk menguji level tertinggi Maret 2020 di dekat 0,6215.

 

Analisis Harga USD/JPY: Dekati Level yang Memicu BOJ untuk Intervensi di Dalam Wedge Naik Bulanan

USD/JPY tetap datar karena para pedagang berubah menjadi berhati-hati di sekitar level 145,90 yang sebelumnya mendorong Bank of Japan (BOJ) untujk men
Đọc thêm Previous

Tiongkok Harus Tetap Berpegang Teguh Pada Kebijakan Nol COVID – People's Daily

Surat kabar Partai Komunis Tiongkok, People's Daily, mendukung kebijakan COVID Zero negara itu untuk 2 hari berturut-turut, karena kasus virus Corona
Đọc thêm Next