Rupiah Tak Memberi Jeda Terus Menekan Dolar AS Lebih Rendah, Kini Capai 15.112

  • Pasangan USD/IDR anjlok hingga mencapai 15.112 di sesi perdagangan Asia, turun 1,90% dari perdagangan kemarin.
  • Ekonomi mengharapkan BI akan memangkas sekali lagi di akhir tahun, dan The Fed dua kali lagi tahun ini hingga Desember.
  • Tidak ada data relevan dari AS malam ini, namun pidato Presiden The Fed Philadelphia dapat menggerakkan Dolar AS.

Rupiah Indonesia (IDR) tak henti-hentinya menekan Dolar AS (USD) hingga ke level 15.112 pada sesi perdagangan Asia pada saat berita ini ditulis. Meskipun pasangan mata uang USD/IDR sempat memantul setelah pengumuman keputusan suku bunga The Fed, nampaknya Dolar AS tidak mampu membendung sentimen negatif yang terjadi di pasar dan menahan penguatan Rupiah yang didukung oleh keputusan suku bunga Bank Indonesia.

Sebelum keputusan The Fed diumumkan, Bank Indonesia (BI) secara mengejutkan telah terlebih dulu memangkas suku bunganya untuk mengantisipasi langkah bank sentral AS tersebut di tengah inflasi Indonesia yang rendah dan Rupiah yang menguat. BI memangkas suku bunganya sebesar 25 basis poin (bp) dari 6,25% menjadi menjadi 6%, deposit facility dan lending facility juga turun 25 bp, masing-masing menjadi 5,25% dan 6,75%.

Bank Indonesia memprakirakan bahwa The Fed akan memangkas suku bunga sebanyak dua kali lagi di setiap pertemuan yang tersisa pada tahun ini dan empat kali pada tahun depan.

Menurut ekonom DBS Bank Radhika Rao kepada Reuters, penguatan Rupiah serta prakiraan pasar terkait tindakan The Fed telah memberi ruang pada BI untuk memangkas suku bunga, selanjutnya ia mengharapkan BI akan memangkas suku bunga sekali lagi pada akhir tahun ini.

Seperti yang telah diketahui pada hari Rabu waktu Amerika, Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/FOMC) telah memangkas suku bunga federal fund sebesar 50 basis poin ke kisaran 4,75%-5,0%, hal ini sesuai dengan proyeksi sebagian besar analis.  Selanjutnya untuk bulan November dan Desember pasar mengharapkan The Fed akan melanjutkan pemangkasannya paling sedikit masing-masing sebesar 25 basis poin.

Pada hari Jumat, pidato oleh Presiden The Fed Philadelphia Patrick Harker yang dijadwalkan malam ini berpotensi memengaruhi pergerakan USD di mana tidak ada data ekonomi relevan lainnya yang akan dirilis dari AS.
 

NZD/USD Datar di Sekitar Area 0,6235-6240, tetap Dekat dengan Puncak Bulanan yang Ditetapkan pada Hari Kamis

Pasangan NZD/USD terombang-ambing antara kenaikan tipis/penurunan kecil sepanjang sesi Asia pada hari Jumat dan saat ini diperdagangkan di sekitar area 0,6235-0,6240, berada dalam jarak yang cukup dekat dengan puncak bulanan yang disentuh pada hari sebelumnya.
আরও পড়ুন Previous

EUR/JPY Turun ke Pertengahan 158,00-an setelah Keputusan Kebijakan BoJ, Kurang Tindak Lanjut

EUR/JPY bergerak lebih rendah setelah Bank of Japan (BoJ) mengumumkan keputusan kebijakannya pada hari Jumat dan menjauh dari level tertinggi lebih dari dua pekan, di sekitar level psikologis 160,00 yang disentuh pada hari sebelumnya. Harga spot turun mendekati pertengahan 158,00 dalam satu jam terakhir, meskipun masih terbatas pada kisaran yang lebih luas dari hari sebelumnya.
আরও পড়ুন Next